Arosuka, Editor.- Bupati Solok minta kepada SKPD terkait untuk cepat menghitung dan menyiapkan data secepatnya, terutama untuk jejaring pengaman sosial ekonomi terfokus kepada warga yang terdampak ODP dan PDP yang tidak bisa beraktifitas apa-apa.
“Sebagaimana hasil rapat dengan Gubernur Sumbar akan di prediksi 2 bulan kedepan sebagian masyakarat tidak akan bisa beraktifitas baik karena karantina wilayah terbatas maupun karena kesadaran diri sendiri, sehingga kegiatan ekonomi akan terhenti.Hal ini kemaren sudah dibicarakan untuk mengantisipasi dampak kepada masyarakat miskin,” kata Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM dalam rapat Antisipasi Penanganan Dampak Sosial dan Ekonomi Serta Rencana Karantina Wilayah Terbatas Oleh Pemprov Sumbar Bagi Masyarakat Terkait Virus Corona, di Guest Houres Arosuka. Minggu (29/3).
Lebih lanjut dikatakan bupati, dengan Data (DTKS) sudah ada dikab/kota masing² yang kita ambil sesuai dengan keputusan rapat dengan Pemprop Sumbar. Data DTKS di Sumbar sekitar 4.78.000 ribu KK, untuk Kab Solok sekitar 39.578 ribu KK ini Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sebagian dari data ini sudah ditangani melalui program Kemensos baik itu PKH, Sembako akan terus berlanjut.
“Kita juga minta data orang yang terdampak diluar data DTKS, seperti tukang ojek, ODP dan PDP yang dilarang keluar, orang ini yang rentan terhadap kerawanan pangan dan orang ODP dan PDP dari luar juga akan di isolasi maka kebutuhanya pangannya juga kita tanggung,” jelas Gusmal.
Pemkab Solok akan menyediakan beras sebanyak 9 kg perjiwa, kalau dikalikan dengan 29.680 akan menjadi 267.120 ton beras yang akan kita butuhkan satu bulan kedelapan dan akan diistribusikan kepada 29.680 jiwa melalui pilar-pilar jejaring sosial seperti PKH, TKSA dan PSM dengan memperhatikan kaidah tertentu.
“Kepada nagari-nagari juga diminta mengalokasikan sembako tidak dalam bentuk beras. Silakan berinisiatif masing-masing melalui dana desa kepada warganya yang terdampak. Segera bentuk satgas di nagari untuk mendata serta berkoordinasi dengan Bupati Solok. Tidak boleh berlama-lama, 1 atau 2 hari harus disiapkan datanya,” tegas bupati.
Hadir dalam rapat sersebut Bupati Solok H. Gusmal, Wakil Bupati Solok Yulfadri Nurdin, Kapolres Arosuka Akpb. Azhar Nugroho, Kapolres Solok Kota Akbp Ferri Suwandi, Dandim Solok Letkol Arm. Reno Triambodo, Bulog Solok Irham, Ketua Baznas Drs. H. Sukardi, Sekretaris Mui Kab Solok H. Elyunus dan Kepala SKPD se-Kab. Solok. ** Tiara/Hms
Leave a Reply