Relief Sejarah Perjuangan PDRI Akan Dipasang di Gunung Omeh

Relief sejarah perjuangan PDRI.
Relief sejarah perjuangan PDRI.

Limapuluh Kota, Editor.- Bagian relief museum sejarah perjuangan PDRI (Pemerintahan Darurat Repubulk Indonesia)l dalam waktu  dekat di Gunung Omeh, Suliki, Lima Puluh Kota Sumatera Barat karya pematung Yusman (57 th) sepanjang 6 x 2 meter siap dipajang guna memperkaya isi museum sebagai salah satu museum terbesar di Indonesia.

Relief yang merupakan cuplikan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia itu menggambarkan ketua PDRI Syafruddin Prawiranegara memperoleh informasi dari Soekarno-Hatta yang saat itu ditawan Belanda ke Sumatera 19 Desember 1948 sd Juli 1949. Hingga saat itu  kepala pemerintahan RI dijabat oleh Syafruddin Prawiranegra.

Hal itu disampaikan pematung nasional Yusman asal Sukamenanti Pasaman Barat yang saat ini bermukim dan berkarya di Yogyakarta saat berkunjung ke Pasaman Barat di sela-sela kunjungannya ke Pasaman, Senin 14/03/22.

Menurut Yusman sebagai salah satu bukti sejarah, melalui releif yang merupakan bagian dari karya seni patung dalam ranah estetik seni rupa itu, tentulah tidak bisa sama disamakan dengan bukti sejarah tertulis sebagaimana yang ditulis ahli sejarah.

Kemudian apa yang ada dalam karya relief yang saya kerjakan ini merupakan bagian terkecil yang saya refresentasikan kepermukaan dalam bentuk relief. Mudah-mudahan suatu saat akan makin lengkap semua gambaran tentang sejarah panjang perjalanan PDRI melalui telief museum ini dari berbagai perspektifss, ujar Yusman menambahkan.

Insya Allah saat ini relief berukuran 6 x 2 meter tersebut dari studio patung Yusman, Tirtonirmolo No. 53 Kasihan Bantul DIY Yogyakarta menuju Sumatera Barat dengan perjalanan darat akan sampai di museum PDRI Gunung Omeh, Suliki Lima Kota, Payakumbuh, Sumatera Barat dalam beberapa hari ini dan siap di pajang sana, ujar Yusman mengakhiri.** Muharyadi

Previous Image
Next Image

info heading

info content

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*