Sawahlunto, Editor.-Dalam Rangka Pencegahan Stunting di Kota Sawahlunto, Wakil Wali Kota Sawahlunto H. Zohirin Sayuti, SE bersama Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto Dr. dr. Ambun Kadri, MKM melaksanakan Kegiatan Rembuk Stunting (Strategi Konvergensi Penanggulangan dan Pencegahan Stunting) dan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kota Sawahlunto Tahun 2023, yang bertempat di Ruang Rapat Balai Kota Sawahlunto, pada Jum’at (5/5/2023).
Konvergensi merupakan pendekatan penyampaian intervensi, yang dilakukan secara terkoordinir, terintegrasi dan bersama-sama untuk mencegah Stunting, kepada sasaran prioritas.
Rembuk Stunting merupakan langkah penting yang dilakukan Pemerintah Kota Sawahlunto untuk memastikan Pelaksanaan Rencana Kegiatan Intervensi Pencegahan dan Penurunan Stunting menyepakati Komitmen Bersama untuk meningkatkan Konvergensi dan Konsolidasi melalui Intervensi Spesifik dan sensitif.
Dalam Rembuk Stunting dan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting mengusung Tema ‘Cegah Stunting Itu Penting Untuk Sawahlunto Lebih Baik’.
Komitmen Bersama itu ditandatangani dalam Rembuk dan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Sawahlunto, yang dipimpin Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kota Sawahlunto yakni Wakil Wali Kota H. Zohirin Sayuti.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menargetkan Prevalensi Stunting di Indonesia menjadi 14 persen di Tahun 2024.
Jokowi mengharapkan semua pihak dapat bekerjasama dalam upaya mencapai target Prevalensi Stunting di Indonesia.
Sementara Kota Sawahlunto pada Tahun 2022 berhasil menurunkan Prevalensi Stunting sampai 13 persen
“Memang pada 2022 Sawahlunto sudah berhasil menurunkan Prevalensi Stunting sampai 13 persen. Namun kita tidak boleh puas dan lalai dengan itu, Prevalensi Stunting harus terus diturunkan,” kata Wakil Wali Kota H. Zohirin Sayuti.
Dalam Rembuk dan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kota Sawahlunto itu, Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto Dr. dr. Ambun Kadri, MKM menyampaikan Ekspose tentang langkah-langkah dan Program Terpadu dalam penurunan Prevalensi Stunting di kota itu.**Leo
Leave a Reply