Pemko Bukittingi Lakukan Mutasi Total, Sampai Selasa Sore Dudah 173 Pejabat yang Dilantik

Pelantikan pejabat di lingkungan Pemko Bukittinggi.
Pelantikan pejabat di lingkungan Pemko Bukittinggi.

Bukittinggi, Editor.- Secara marathon Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias melantik 172 pejabat di lingkungan Pemko Bukittinggi sejak Senin pagi sampai Selasa (7/1) sore.

Tiga termen proses pelantikan itu dilangsungkan di ruangan pertemuan Rumah Dinas Wako Bukittinggi Belakang Balok. Proses pelantikan diawali Senin (6/1) pagi untuk 9 orang pejabat eselon II, dan sorenya dilanjutkan Wako melantik 133 pejabat eselon III dan IV. Dan selasa sore wako melantik dan nengambil sumpah  31  pejabat eselon II, III dan IV serta Kepsek SD , SMP dan Pengawas.

Pelantikan pejabat yang terkena  mutasi, rotasi dan pengukuhan pada jabatan yang sama sesuai dengan nomenklatur yang baru itu, dihadiri Wakil Walikota, Ketua DPRD Bukittinggi, Sekda dan seluruh pejabat di lingkungan Pemko Bukittinggi

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengatakan,  mutasi dan rotasi ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya penyegaran dalam organisasi pemerintahan.

Selain itu, juga dilaksanakan pengukuhan terhadap sejumlah perangkat daerah yang nomenklaturnya mengalami perubahan. Pelantikan hari ini dalam rangka penyegaran. Ini amanah dan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

”Harapan saya tentu, pejabat yang dilantik dapat menyesuaikan dengan tempat baru dan dengan semangat baru,” ungkap Ramlan.

Dalam sambutannya Wako mengakui, keberhasilan yang telah didapat, tak terlepas dari kerja keras para pegawai yang ada saat ini serta dukungan dari masyarakat. Untuk itu, Ramlan berharap, pejabat yang baru dilantik  dapat segera bekerja sesuai dengan tupoksinya masing masing.

“Pekerjaan yang akan dihadapi kedepan cukup berat. Tidak ada istilah belajar. Jangan merasa pintar dan hebat. Kegiatan dapat dilaksanakan dengan kerja sama yang solid didasarkan aturan yang jelas,” tegasnya.

Proses mutasi, rotasi dan juga pengukuhan ini, memang harus dilaksanakan. Karena sesuai aturan dari KPU, proses mutasi ini bisa dilaksanakan maksimal enam bulan sebelum penetapan calon kepala daerah yang akan bertarung pada pilkada 2020 dan enam bulan setelah pelantikan kepala daerah terpilih, jelas Ramlan.

Pada pelantikan selasa Sore, dua ASN yang dimutasi merupakan pejabat eselon II, Erwin Umar yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga, kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman.

Sedangkan Supadria, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perkim, kini menjabat sebagai Kepala Disparpora Bukittinggi.

Selain dua pejabat eselon II, terdapat tiga pejabat eselon III dan 22 pejabat eselon IV. Selanjutnya, juga diberikan amanah kepada empat orang guru, menjadi kepala sekolah, baik SD maupun SMP.

Kepada pejabat yang baru dilantik itu, Wako berharap, “Jangan ada yang pakai kata kata belajar dulu, adaptasi dulu. Bekerja sambil belajar. Semua pekerjaan harus dicintai. Jangan memilih milih pekerjaan, tidak ada yang tidak bisa jika ada kemauan. Selamat bagi yang telah dilantik dan tunjukkan semangat kerja yang tinggi.”

Wako menyebutkan tentang  pariwisata Bukittinggi saat ini memasuki masa puncak, “Ini harus dipertahankan dan ditingkatkan. Tentu tugas kepala dinas yang baru untuk lebih berinovasi kedepannya. Begitu juga sebaliknya, Perkim juga banyak tugas yang harus diselesaikan. Tentu harus kerja keras untuk menyelesaikannya,” ungkap Wako.

Sementara untuk kepala sekolah, Wako berpesan agar pejabat yang telah dilantik dapat memimpin sekolah dengan maksimal.

“Bagaimana sekolah itu bersih, rapi dan nyaman. Ciptakan green school. Kepala sekolah harus dapat mengarahkan guru, bagaimana mendidik anak-anak menjadi generasi berkualitas berlandaskan aqidah yang baik dan bagaimana menciptakan suasana sekolah dan belajar yang nyaman. Sehingga pelajar betah berada di sekolah didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai,” pungkasnya.

Dari proses mutasi sore ini, masih ada beberapa jabatan yang masih kosong. Wacana mutasi hingga nanti malam terus bergulir, karena menjadi hari terakhir untuk mutasi, sebelum pilkada berlangsung. ** Widya 

Previous Image
Next Image

info heading

info content

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*