Batu Sangkar, Editor.- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga M Uno mampir ke sentral Songket Nagari Pandai Sikek Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar, Rabu (21/4)..
Kunjungan ini dalam rangkain dua hari di Ranah Minang Sumatra Barat (Rabu 21/4 .2021 – Kamis 22 /4.2021), mengunjungi Istana Basa Pagaruyung Di Kabupaten Tanah Datar yang telah di agendakan Kementerian Kemenparekraf RI.
Dalam kunjungan tersebut Menteri Sandiaga M Uno, di dampingi staf ahli Menteri Pariwisata Bidang pengembangan Usaha Ekonomi kreatif Dadang Rezky Ratman dan salah seorang Direktur di Kementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif RI .Oni Yulfian.
Kedatangan Menteri Sandiaga M Uno di sambut oleh Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian bersama Camat X Koto Khairulnas, Firkompinca , Wali Nagari Pandai Sikek , tokoh masyarakat.
Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian menyampaikan ucapan selamat datang di Tanah Datar, Luhak Nan Tuo, dan ucapan terima kasih atas dukungan menteri Pariwisata dan ekonomi kreatif Bpk. Sandiaga M Uno mengunjungi Central Tenun Songkek Pandai Sikek X Koto Kabupaten Tanah Datar, dalam rangkaian kunjungan ke Sumatra Barat selama dua hari.
“Terima kasih atas kunjungan pak Menteri Sandiaga M Uno ke Kabupaten Tanah Datar dalam rangka mensupport kami di Tanah Datar untuk melihat langsung dan mengembangkan potensi kawasan Pariwisata di Tanah Datar, yang salah satu tujuan utama DTW (Daerah Tujuan wisata) di Sumatera Barat. Belum lengkap rasanya kalau Ke Sumbar, jika belum ke Istana Basa Pagaruyung, dan objek lainnya di Tanah Datar,” ungkap Wakil Bupati Richi Aprian ” .
Usai bincang bincang dan mendengarkan penyelasan keluhan dan harapan pelaku usaha Tenun Songket, Menteri Pariwisata Sandiaga M. Uno melihat langsung proses pembuatan kain Songket, sekaligus mencoba menggunakan peralatan tenun.
Dalam kesempatan itu Menteri Pariwisata Sandiaga M Uno mengatakan, songket adalah warisan leluhur harus di lestarikan ,dan songket sebagai sub sektor ekonomi kreatif perlu terus dikembangkan di era digitalisasi.
“Kita ingin kembangkan Ekonomi kreatif tenun Pandai Sikek bagian pola perjalanan agar Kabupaten Tanah Datar menjadi tujuan utama, bukan tujuan alternatif saja,” jelas Sandiaga M Uno ” .
Hal ini tentunya harus kita bangun melalui adaptasi teknologi ,pengerak ivent ivent, termasuk juga mengembangkan desa wisata dengan harapan pendapatan masyarakat lebih meningkat, lapangan kerja terbuka luas, perekonomian bergerak, UMKM mengeliat.
Terkait penurunan omzet jual beli pedagang, Menteri Sandiaga M Uno minta pengrajin tenun songket dan para pedagang untuk bersabar dalam menghadapi covid 19 .
“Pesan saya kepada pengrajin tetap semangat bekerja dan bersabar, terus berbuat dan berusaha di bidang ini,memang kondisi pandemik Covid 19 ini ujian buat seluruh dunia,” ungkap Menteri Sandiaga M Uno.
Menteri Sandiaga M Uno juga berharap permasalahan bahan baku tenun, ongkos kirim yang mahal serta di tambah dengan kondisi pandemik yang masih ada, perlu kreatifitas dan dicarikan solusi agar tetap eksis.
“Di balik kondisi dan pandemik saat ini, bagaimana sektor sektor ekonomi kreatif ini bisa beradaptasi dengan teknologi, mendapatkan kebutuhan dan dukungan dari pemerintah, dunia usaha dan pentahelix, peningkatan kualitas produk , peningkatan dari segi efisiensi biaya serta perlu subsidi ongkos kirim barang,” ungkap Sandiaga M Uno.
Menteri Pariwisata dan ekonomi kreatif Sandiaga M Uno merasa kagum di mana di Kabupaten Tanah Datar jalannya hanya 6,69 persen jalannya yang datar, sementara sisanya jalan-jalan di kabupaten Tanah Datar bergelombang dan sisanya yang 15 persen diatas 15 derajat atau kondisi jalan curam.
“Tetapi disinilah letak keunikan, keindahan panorama, kuliner, adat istiadat dan fenomena Tanah Datar, ” ungkap Sandiaga M Uno ,mengakhiri. ** John Denis
Leave a Reply