Padang Panjang, Editor.- Masjid Taqwa Muhammadiyah di Kauman Padang Panjang diresmikan oleh Irjen Pol H. Fakhrizal, mantan Kapolda Sumbar, Jumat (13/12) lalu. Kini kota kecil berjuluk Serambi Mekah yang juga dikenal sebagai kota pelajar tertua itu memiliki 47 buah masjid.
Kalangan tokoh yang terlihat hadir di antara ratusan pengunjung pada peresmian Masjid Taqwa di Kauman itu antara lain Ketua DPW Muhammadiyah Sumbar, Syofan Karim; Wakil Walikota Padang Panjang, Asrul; pengusaha/perantau Padang Panjang, H.Arni dan Ketua PDM Pabasko, Abizar Lubis.
Harapan Kapolda Sumbar, Fakhrizal, senada dengan pesan Ketua DPW Muhammadiyah Sumbar, Syofwan Karim, kehadiran bangunan baru Masjid Taqwa di Kauman yang besar itu akan bisa meningkatkan syiar Islam dan keberadaan Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekah.
Masjid Taqwa yang baru di Kauman Padang Panjang itu, seperti laporan Ketua Panitia Pembangunannya, Ali Usman Syuib, mulai dibangun pada Februari 2017. Peresmian peletakan batu pertama pembangunannya oleh Prof. Din Syamsudin, mantan Ketua DPP Muhammadiyah pusat.
Bangunan masjid berkontruksi beton terdiri dua lantai, masing-masing berukuran 40 x 20 meter. Lantai-II sebagai ruangan masjid. Sedang Lantai-I pertokoan 7 petak (8 x 6 meter/petak), hotel (12 kamar) dilengkapi restoran, dan tempat berwudhuk/toilet pria dan wanita terpisah.
Sumber dana pembangunan datang dari sumbangan umat Islam dan perusahaan di Kota Padang Panjang dan luar kota ini, termasuk perantau. Kini pembangunan masjid ini, seperti terlihat, belum siap 100 %. Selain ada pekerjaan sedang berjalan seperti pemasangan loteng masjid, juga ada beberapa sarana lain akan dibangun.
Di antara sarana penunjang lain yang akan dibangun itu sesuai master plan, pertama pembenahan areal parkir dan pembuatan taman. Kedua, pembangunan sebuah menara masjid, tinggi sekitar 30 meter. Terkait rencana pembangunan menara masjid, akan dilengkapi dengan lift dan tangga manual serta teropong. Jika siap, dari menara itu pengunjung akan bisa menikmati indahnya panorama Kota Padang Panjang dengan view Gunung Merapi di arah utara, Gunung Singgalang/Tandikek di barat, Bukit Tui di selatan, dan Danau Singkarak di timur.
Masjid yang baru di Kauman Padang Panjang dilengkapi toko dan hotel, karena beberapa pertimbangan, ungkap Ketua PDM Pabasko, Abizar Lubis. Sisi ruang masjid yang relatif luas di Lantai-II, agar bisa menampung jemaah dari lingkungan perguruan Kauman dan warga muslim sekitarnya. Di komplek perguruan Muhammadiyah Kauman sendiri terdapat jenjang pendidikan dari TK,SD/MI, MTs/SMP, MA-KMM/SMA dan perguruan tinggi (FKIP).
Terkait penyediaan fasilitas pertokoan dan hotel yang ditempatkan pada Lantai-I dari bangunan baru masjid, pertama tujuannya untuk membiayai operasional dan perawatan masjid. Kedua, diharapkan akan bisa menunjang biaya pendidikan di Kauman, dan kegiatan sosial lainnya.** Yet/ Sheni
Leave a Reply