Tolak RUU KPK, Ribuan Mahasiswa Kerinci Gelar Demo

Aksi Demo Tolak RUU KPK dan RKUHP Di Kab. Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Aksi Demo Tolak RUU KPK dan RKUHP Di Kab. Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Sungai Penuh, Editor .- Ribuan mahasiswa  yang tergabung dalam Aliansi mahasiswa Kerinci dan Kota Sungai Penuh melakukan aksi demonstrasi di kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci hari ini (26/92019).

Mahasiswa unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) KUHP yang tengah dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI agar tidak disahkan.

Mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa se Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh melakukan aksi di lapangan Merdeka.

Dari pantauan  massa aksi demonstrasi telah melakukan orasi di lapangan merdeka kota sungai penuh hingga saat ini sudah bergerak di gedung DPRD Kabupaten Kerinci. Setelah itu informasi diperoleh akan bergerak ke DPRD kota Sungai Penuh.

“Kita menolak RKUHP dan RUU KPK untuk di sahkan,” kata salah seorang mahasiswa.

Ratusan personel dari kepolisian dan satpol PP kerinci turut memberikan pengamanan yang ekstra ketat. Hingga saat ini aksi mahasiswa masih berlangsung di DPRD kerinci.

Informasi diperoleh Aliansi mahasiswa Sungaipenuh-Kerinci menyampaikan:

1. Menolak Revisi RUU KPK

2. Menolak Revisi RUU KUHP

3. Menolak RUU P-KS

4. Menolak pasal-pasal bermasalah didalam RUU ketenegakerjaan yang tidak berpihak pada pekerja.

5. Menolak pasal-pasal problematis dalam RUU pertanahan yang merupakan bentuk penghianatan terhadap semangat reforma agraria.

6. Mendorong proses demokrasi di Indonesia dan menghentikan penangkapan aktivis sebagai sektor.

7. Menuntut dan mendesak pemeritah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh serta DPRD Kabupaten Kerinci dan DPRD Kota Sungaipenuh untuk menindak secara tegas terkait permasalahan kebakaran hutan dan lahan

Anggota DPRD Kerinci Tandatangani Petisi

Aksi protes penolakan terhadap RKUHP yang dilakukan oleh Ribuan mahasiswa di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, di gedung DPRD Kerinci sempat memanas.

Hal tersebut terbukti, terlihat salah satu kaca diruangan kantor DPRD Kerinci pecah. Informasi yang berhasil dihimpun, hal itu disebabkan oleh lemparan batu saat terjadinya saling dorong antara aparat keamanan dengan mahasiswa.

Namun akhirnya reda, setelah pimpinan DPRD Kerinci beserta anggota menerima sejumlah perwakilan mahasiswa untuk melakukan audiensi di ruang rapat paripurna. Dimana dalam hasil audiensi, anggota DPRD Kerinci sepakat menandatangani petisi yang telah dibuat oleh mahasiswa.

Namun saat audiensi dengan mahasiswa, sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Kerinci yang baru dilantik mendapat apresiasi dari masyarakat setelah melihat mereka duduk sama rendah saat menerima sejumlah mahasiswa untuk audiensi.

“Inilah potret wakil rakyat yang diharapkan kehadirannya, semoga yang lainnya terinspirasi, salut,” tulis Asrial, dalam akun facebook miliknya.

“Tegak samo tinggi, duduk samo rendah. Lanjutkan, anggita Dewan baru mantap,” tambah Romi Taher. ** KM

Previous Image
Next Image

info heading

info content

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*