Jakarta, Editor.- Sebagai kota berstatus ‘World Heritage’ dari UNESCO dan termasuk dalam Kawasan Geopark Nasional, pembangunan dan program pariwisata di Kota Sawahlunto sangat membutuhkan dukungan dan bantuan dari Pemerintah Pusat.
Untuk mendapatkan dukungan dan bantuan dari Pemerintah Pusat itu, têrus bergerak menemui berbagai Kementerian dan Lembaga Negara terkait. Walikota Sawahlunto Deri Asta menemui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sawahlunto Sandiaga Uno, Selasa 13 April 2021.
Kepada Menparekraf Sandiaga Uno, Walikota mengekspose berbagai potensi pariwisata di Kota Sawahlunto. “Untuk peningkatan kualitas dan kualitas pariwisata di ‘Kota Wisata Tambang Yang Berbudaya’ ini memerlukan kebijakan, program dan tentu saja memerlukan anggaran besar yang tentunya tidak dapat di cover dengan APBD Kota Sawahlunto, maka oleh sebab itu sangat besar harapan untuk Kemenparekraf dapat turun tangan membantu Kota Sawahlunto.
“Jadi kita mengundang Bapak Sandiaga Uno untuk berkunjung langsung ke Kota Sawahlunto meninjau langsung kondisi yang ada. Dari kunjungan itu nanti, tentunya Sandiaga Uno besera jajarannya dapat merumuskan untuk memberikan dukungan dan bantuan seperti apa bagi peningkatan pariwisata Kota Sawahlunto”, sebut Walikota Deri Asta.
Menanggapi ekspose dan usulan dari Pemko Sawahlunto tersebut, Menparekraf Sandiaga Uno menyambut positif dan berjanji untuk menjadwalkan kunjungannya ke Sumatera Barat, termasuk Kota Sawahlunto.
Diharapkan Walikota, dengan dukungan dan bantuan dari Pemerintah Pusat, maka status ‘World Heritage’ yang diperoleh dari UNESCO benar-benar dapat dimaksimalkan dan dikelola peluangnya, sehingga status berlevel dunia itu membawa manfaat bagi Kota Sawahlunto dan masyakatnya.
Sementara, Anggota Komisi VI DPR RI André Rosiade yang memfasiltasi pertemuan Walikota dan Bupati se-Sumatera Barat dengan Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk sinergi Pemerintah Daerah di Sumbar dengan Pemerintah Pusat.**Leo/Hms
Leave a Reply