Wali Kota Resmi Buka Turnamen Piala Bergilir di Payakumbuh, 104 Peserta Siap Bertanding

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, secara simbolis membuka Turnamen Piala Bergilir Seri 1 di Rol'in Billiard & Café.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, secara simbolis membuka Turnamen Piala Bergilir Seri 1 di Rol'in Billiard & Café.

Payakumbuh, Editor.- Pemerintah Kota Payakumbuh kembali menunjukkan dukungannya terhadap kegiatan positif masyarakat melalui pembukaan Turnamen Piala Bergilir Wali Kota Payakumbuh Seri 1 yang digelar di Rol’in Billiard & Café, Rabu (21/5/2025).

Wali Kota Zulmaeta secara langsung membuka acara tersebut dan menegaskan komitmen Pemko untuk terus mendukung ajang-ajang yang membina bakat serta meningkatkan solidaritas antar pemuda.

Turnamen yang diinisiasi oleh KONI dan POBSI bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga ini diikuti oleh total 104 peserta, terdiri dari 80 peserta putra dan 24 putri. Total hadiah yang diperebutkan dalam ajang ini mencapai Rp18.700.000.

Dalam sambutannya, Wali Kota Zulmaeta menyampaikan bahwa Pemko Payakumbuh akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang berdampak baik bagi masyarakat, terutama generasi muda. Namun ia juga mengingatkan agar setiap kegiatan tetap memperhatikan peraturan daerah (Perda) yang berlaku, khususnya terkait operasional rumah biliar.

“Kegiatan seperti ini patut kita dukung karena membawa semangat sportivitas dan persaudaraan. Namun kami tetap menekankan bahwa semua pelaksanaan harus sesuai dengan regulasi yang ada,” ujar Zulmaeta.

Selain unsur pemerintahan, kegiatan ini turut dihadiri oleh Forkopimda dan jajaran OPD terkait, sebagai bentuk kolaborasi dalam menciptakan ruang-ruang positif bagi warga Payakumbuh.

Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarinstansi dan masyarakat, terutama melalui kategori khusus antar-OPD yang turut dipertandingkan. **fela

Previous Image
Next Image

info heading

info content

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*