Terkait Proyek Ruas Panti – Simpang Empat, Ini Penjelasan Kadis BMCKTR Sumbar

Dam jalan Simpang Empat - Panti.
Dam jalan Simpang Empat - Panti.

Pasbar, Editor.- Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karyadan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat (BMCKTR) Sumbar Era Sukma memberikan tanggapan nya terkait pelaksanaan proyek ruas jalan Pemeliharaan Jalan Provinsi Sumbar Ruas Panti – Simpang Empat (P 031).

“Jika ditemukan pekerjaan pasangan batu penahan bahu jalan tanpa koporan akan saya perintahkan bongkar, dan terima kasih atas infornasinya,” tulis Kepala Dinas BMCKTR Era Sukma membalas pesan singkat Aplikasi whatshaap pertanyaan media ini.

Hal lain terkait lamban dan belum tercapainya progres pelaksanaan pemeliharaan Jalan Ruas Panti – Simpang Empat oleh rekanan PT.Hariyona kepala Dinas BMCKTR enggan membalas dan menjawab pertanyaan tersebut.

Sementara itu, Kontraktor Pelaksana Pemeliharaan Jalan Provinsi Ruas Jalan Panti – Simpang Empat (DAK)  PT.Arta Bumi Andalas Muliadi  mengatakan, Pekerjaan pemeliharaan Ruas Panti – Simpang Empat (DAK) dilaksanakan pekerjaam sesuai kontrak sepanjang 3,6 Kilometer, penanganan di lapangan dilaksanakan patching pada kondisi aspal dasarnya goyang, yang aspalnya harus dan rusak ringan di leveling sesuai kebutuhan.

Sedangkan untuk pekerjaan penanganan bahu jalan tidak semuanya dilakukan cor an hanya pada tikungan patah saja, sisanya timbunan sirtu.

Pekerjaan lain yang aspalnya harus dan rusak ringan di leveling sesuai kebutuhan, selanjutnya baru di lapis AC-WC setebal 5 centimeter. saat ini kita sedang melaksanakan aspal lapis AC-WC diperkiraan tiga hari kerja akan selesai mengaspal.

Terkait Pasangan Batu penahan bahu jalan Muliadi mengatakan, pasangan batu di kontrak hanya sebagai pekerjaan minor, terkait masalah desain sesuai kontrak kalau detilnya sudah ada bagian teknis saya sama konsultan pengawas yang hafal dan design nya disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.

Sementara itu, pada paket pemeliharaan ruas Jalan Panti – Simpang Empat yang bersumber dari dana APBD Provinsi Sumbar PT. Hariyona belum berhasil di konfirmasi hingga berita ini di terbitkan, serta pada ruas paket tersebut belum terlihat papan informasi di lapangan.

Sebelumnya seperti diberitakan, proyek Jalan ruas Panti menuju Simpang Empat yang menghubungkan dua Kabupaten Pasaman dengan Kabupaten Pasaman Pasaman Barat patut di persoalkan.

Jalan merupakan prasarana urat nadi dalam mendukung laju aktifitas perekonomian. Kondisi jalan yang baik akan berpengaruh terhadap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Berdasarkan hasil penelusuran pada ruas jalan Panti – Simpang Empat masih terdapat kerusakan seperti lubang menganga di badan jalan hingga aspal yang terkelupas.**  Tim/B

Previous Image
Next Image

info heading

info content

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*