Sosialisasi Pentingnya Memilih Jajanan Sehat di SDN 08 VI Suku

Sosialisasi jajanan di SDN 10VI Suku.
Sosialisasi jajanan di SDN 10VI Suku.

Diera saat ini siapa yang tidak tau streetfood, sudah banyak kuliner kekinian yang marak dijual banyak orang. Mulai dari jajanan kaki lima dengan tarif yang sangat ramah di kantong, hingga jajanan mewah yang sangat menguras kantong. Tidak heran banyak masyarakat yang memilih berbisnis kuliner makanan, karena merupakan bisnis yang sangat menjanjikan.

Siapa yang tidak tertarik dengan jajanan di SD pada masa kini? Mulai dari telur gulung, kue pukis, telur congkel, dan lainnya. Banyak UMKM yang melangsungkan bisnis mereka melalui jajanan di SD yang sangat digemari anak-anak. Tidak hanya anak-anak, masih banyak orang dewasa yang menyukai jajanan SD pada masa kini. Namun walaupun jajanan kaki lima terasa nikmat di lidah, kita perlu memilah jajanan yang sehat untuk kesehatan diri.

Mengapa penting memilih jajanan sehat? Makanan jajanan memegang peranan penting dalam memberikan asupan energi dan zat gizi lain terutama bagi anak-anak usia sekolah. Konsumsi makanan jajanan anak diharapkan dapat memberikan kontribusi energi dan zat gizi lain yang berguna untuk pertumbuhan anak. Makanan sehat merupakan salah satu bagian yang harus diperhatikan bagi orang tua untuk saat ini. Namun, masih banyak anak-anak di usia sekolah yang belum mengerti cara memilih jajanan yang sehat, sehingga berdampak pada kesehatan diri mereka.

Tanpa mereka sadari mereka tidak mengetahui bahan-bahan yang terkandung di dalam jajanan yang telah mereka beli. Oleh karena itu, memberikan sosialisasi sejak dini terkait jajanan sehat akan menambah wawasan peserta didik SDN 08 VI Suku dan lebih berhati-hati dalam memilih jajanan yang akan mereka beli. Adapun ciri-ciri jajanan sehat antara lain, jajanan tidak memiliki warna yang mencolok, tidak memiliki rasa manis, asam, gurih yang berlebihan, dan dikemas dalam pengemasan yang aman. Dengan mengetahui ciri-ciri makanan jajanan sehat, saya harap anak-anak mampu menerapkannya untuk tetap membeli makanan jajan sehat dan diharapkan untuk orang tua mampu membawakan bekal untuk anak-anaknya, agar terhidar dari makanan jajanan yang tidak sehat, sehingga terjaminnya kesehatan pada anak. ** Novia Ramadhani/ Jurusan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat

Previous Image
Next Image

info heading

info content

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*