Sawahlunto, Editor.- Dinas Pelayanan Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Kota Sawahlunto, bekerjasama dengan 22 Perusahaan, mengadakan Pameran Bursa Tenaga Kerja atau “Sawahlunto Job Fair“ guna mendukung program Pemerintah Kota Sawahlunto dalam mengurangi angka penganguran.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penawaran kepada kurang lebih 2.300 calon tenaga kerja untuk mengisi lowongan kerja yang ditawarkan oleh 22 perusahaan tersebut. Sawahlunto Job Fair akan dilaksanakan pada rabu dan kamis (11-12/12/19) di Gedung Pusat Kesenian (GPK) mulai pukul 9 pagi.
Ke- 22 perusahaan yang membuka lowongan kerja di Sawahlunto Job Fair antara lain PT. Yuko Tessa Mirai, LPK Yaruki, HEM’S Institut, PT. Validalitas Bonafit, PT. Astra Internasional, PT. Patraco, PT. Anugrah Berlian, PT. Dipo Internasional, PT. Garam (Persero), Tom Burger (Padang dan Payakumbuh), PT. Equator Valuta Mas, PT. Andalan Mitra Prestasi, FIF Group Pusat, PT. Amartha Mikro Fintek, Grand Sari Hotel, PT. Bahtera Pesat Lintas Buana, PT. Permata Indonesia, PT. Elang Perkasa, PT. Djo Indo, PT. AIC Jaya dan CV. Bumi Sapan Dalam.
Kepala Dinas Pelayanan Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Kota Sawahlunto selaku penyelenggara Job Fair Dwi Dharmawati, selasa (10/12/19) mengatakan, ”Selain peluang kerja didalam negeri, pada Job Fair tahun ini pihaknya sengaja mengundang BP2TKI untuk melakukan seminar atau sosialisasi kepada Pencari Kerja Sawahlunto (Pencaker) terkait besarnya peluang kerja ke Jepang dan Korea.” katanya.
Terkait masalah peluang kerja ke Jepang dan Korea ia menjelaskan, Pemerintah RI telah menjalin kerjasama ketenagakerjaan dengan Pemerintah Jepang dan Korea Selatan, dimana ada 14 sektor lapangan kerja yang bisa diisi oleh Pekerja Migran Indonesia. “Dalam acara Sawahlunto Job Fair nantinya akan ada sesi sosialisasi tentang peluang kerja keluar negeri, bagaimana profit, tantangan dan perlindungan oleh Pemerintah RI,” ujarnya.
Dwi Harmawati menambahkan,”Kami mengundang masyarakat Kota Sawahlunto yang berminat untuk hadir lansung ke GPK Sawahlunto, sebab acara ini terbuka untuk umum. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Sawahlunto. Dari data yang kami miliki, jumlah pengangguran di Kota Sawahlunto sebanyak 1.606 orang” harapnya. **Dino
Leave a Reply