Padang Pariaman, Editor.- Penyerahan medali emas pada pemenang cabang olahara (cabor) Sepatu Roda klas Sprint 1000 oleh Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, Jum’at (23/11) diwarnai protes atlet dan official kabupaten/kota yang ambil bagian pada cabang tersebut.
Protes muncul dari beberapa pengurus cabang Perserosi, Diantaranya dari Perserosi Kota (Bukittinggi) dan Rosmaidi M. Taufik (Kota Pariaman) yang mengatakan akan melaporkannya ke pantia Porprov XV.
Pasalnya, peraih medali emas, Muhammad Fakkiry Adzakwan (12) dari Kab. Padang Pariaman itu disebut-sebut sebagai atlet impor dari Sumatera Utara (Sumut). Hal itu sangat bertentangan dengan apa yang diungkapkan Ali Mukhni saat pembukaan Porprov XV Sumbar, dimana dia mengatakan, atlet yang bertanding harus atlet yang dibina oleh kabupaten/kota bersangkutan. Namun ternyata Padang Pariaman sendiri yang pakai atlet impor.
Dari berbagai sumber diperoleh informasi, sang atlet memang punya atau termasuk salah satu Kartu Keluaraga (KK) warga Padang Pariaman Tapi terbilang masih baru. Sementara menurut aturan Porprov atlet yang bertanding harus telah berdomisili minimal enam bulan di daerah yang menurukan atlet tersebut.
Kepada Editor, Muhammad Fakkiry Adzakwan mengaku kalau dia memang dibayar dan dimasukkan ke dalam KK salah seorang pengurus Perserosi Padang Pariaman dan akan dibayar Rp 30 juta bisa berhasil meraih medali.
Pengurus Perserosi Kab. Padang Pariangan yang dikonfirmasi tak mau meberikan keterangan dan hanya mengatakan akan mengembalikan medali tersebut kepada panitia Porprov XV. Sementara itu Ketua Perserosi Sumbar Alforki mengatakan, ia baru saja tahu informasi kalau Kabupaten Padang Pariaman pakai atlit impor dari Sumatera Utara.
“Kami akan panggil Ketua Perserosi Kabupaten Padang Pariaman Aldi. Kalau terbukti informasi itu benar, kita akan berikan sanksi,” ujar Alforki.
Sekretaris Koni Padang Pariaman, Syukri juga telah mengetahui tentang medali emas yang didapat.memag dari atlet impor asal Sumatera Utara. Dia sangat menyayangkan tindakan Ketua Perserosi yang masih mencari bibit olah raga dari luar. ** Afridon
Leave a Reply