Batubara, Editor.- Lembaga Investigasi Negara ( LIN ) meminta Aparat penegak hukum ( APH ) mengungkap secara transparansi Terkait adanya kebaran rumah salah satu wartawan dari media Online yang menewaskan dua (2) orang anak,hingga saat ini masih pertanyaan serius bagi para jurnalis,agar aparat penegak hukum ( APH ) bekerja maksimal untuk menindak lanjuti kebakaran rumah menewaskan dua orang anak berlokasi di dusun enam Desa suka ramai pada tanggal 28 Juni 2023 kecamatan air putih kabupaten batubara provinsi sumatera utara.
Peristiwa yang terjadi sudah ada yang di duga sebagai tersangka oleh pihak keluarga, karena sebelum terjadi hal tersebut terjadi sudah ada pengancaman dari berbabagai pihak,seperti yang sudah di sampaikan sama pihak penyidik pihak polres batu bara. Tapi kasus ini udah berjalan lebih kurang 3 bulan, belum ada hasilnya
Orang tua anak yang bernama Gultom Menunggu begitu lamanya, pihak korban, mengambil inisiatif untuk konfirmasi langsung ke Bidang forensik Polda Sumatera Utara,tpi di Polda langsung terbuka,bahwa pihak forensik Polda Sumut telah lama mengeluarkan hasil forensik pada bulan Juli lalu,tapi pihak Polres Batu bara,tidak pernah mengasih tau pada pihak korban.
Pihak korban meminta pada pak Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Supaya mengevaluasi pihak penyidik Polres Batu Bara karena lambat menangani kasus kebakaran rumah seorang wartawan mengakibatkan anak kandung nya 2 orang meninggal dunia .
Gultom meminta kepada Kapolres AKBP Jose Fernandes DC selaku pucuk pimpinan Polres Batu Bara untuk mencari tahu kebenaran apa penyebabnya awal terjadi kebakaran rumah seorang wartawan yang menewaskan 2 anak korban kebakaran.
Ujar Gultom
Herman Manurung seorang jurnalis meminta kepada Kapolri , Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Batu Bara untuk mencari tahu apa yang terjadi penyebab kebakaran di rumah seorang wartawan Kabupaten Batu Bara sudah 3 bulan belum tahu apa penyebab kebakaran rumah seorang wartawan yang mengakibatkan 2 orang anak meninggal dunia. **Herman Manurung
Leave a Reply