Sawahlunto, Editor.- Pemerintah Kota Sawahlunto melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) di Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPNaker) telah selesai memberikan pelatihan berbasis kompetensi Pengelasan SMAW Posisi 2F bagi 16 orang warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas II B Kota Sawahlunto pada hari Senin 2 Agustus 2021.
Pelatihan yang dibuka tanggal 7 Juli 2021 ini merupakan program kerja DPMPTSPNaker Kota Sawahlunto dan tindaklanjut MoU dengan Rutan Kelas II B Sawahlunto. Pelatihan ini merupakan paket yg diakomodir BLK Sawahlunto yang pembiayaannya berasal dari APBN POK UPTP BLK Padang.
Sasaran pelatihan ini adalah para warga binaan yang ada di Rutan Kelas II B Kota Sawahlunto yang bertujuan untuk memberikan modal ‘hard skill’ agar mereka siap saat kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas DPMPTSPNaker Kota Sawahlunto Dwi Darmawati, SH dalam sambutannya pada acara penutupan pelatihan ini.
“Kami berharap apa-apa yang telah saudara terima dari instruktur merupakan modal bagi saudara-saudara nanti disaat kembali ke tengah-tengah keluarga dan masyarakat,” harap Dwi Darmawati
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Rutan Kelas II B Kota Sawahlunto Subhan Malik, A.Md.IP, S.Sos agar warga binaan yang telah mendapatkan pelatihan ini dapat memanfaatkan ilmu yang diterimanya dengan baik.
“Harapannya, pergunakan ilmu dan keterampilan yang sudah didapat selama pelatihan ini dengan baik disaat masa pembinaan saudara-saudara selesai nantinya dan semoga dapat memberikan manfaat untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat banyak,” ujar Kepala Rutan
Sebagai informasi untuk masyarakat luas pada umumnya dan warga Kota Sawahlunto khususnya, bahwa DPMPTSPNaker juga memiliki program kerja pengembangan kualitas kompetensi SDM.
Program kerja ini bertujuan untuk mempersiapkan masyarakat dengan keterampilan yang siap pakai sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja sehingga bisa mengurangi pengangguran dan mengurangi angka kemiskinan di Kota Sawahlunto. Untuk melaksanakan program tersebut dibentuk suatu Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang bernama Balai Latihan Kerja (BLK).
Untuk tahun 2021 ini BLK Sawahlunto telah menyelesaikan 4 paket pelatihan dengan pembiayaan APBN (Meubeler, Otomotif, Las 2 paket) dan 1 paket Pelatihan dengan pembiayaan APBD.
Sementara itu masih ada tersedia 5 paket Pelatihan dengan pembiayaan APBD yang akan dilaksanakan yaitu pelatihan Menjahit 2 paket, Auto Cad 1 paket, Las 1 paket dan Otomotif 1 paket.
Bagi warga Kota Sawahlunto yang ingin mengikuti pelatihan tersebut bisa mendafatar ke BLK Kota Sawahlunto, pungkasnya.** Leo/DPMPTSPNaker
Leave a Reply