Bukittinggi, Editor.- Pasca kebakaran los dan kios di pasar bawah Bukittinggi 11 September 2021 lalu, Pemko Bukittinggi gelar sukuran bersama pedagang di lokasi los dan kios yang telah selesai dibangun kembali,Minggu (24/10).
Pada saat sukuran itu, kelihatan wajah wajah sumringah dan bersyukur dari para pedagang korban kebakaran, karena Pemko Bukittinggi telah menepati janjinya memulihkan segera Sarana dan Prasarana Vital Dimasa Tanggap Darurat pasca Kebakaran Pasar Bawah Kota Bukittinggi.
Syukuran ini dihadiri oleh seluruh pedagang korban kebakaran 11 September bersama Walikota Bukittinggi dan jajaran Pemerintah Kota.
Suasana pasar bawah hari ini sangat kontras, bila mengenang kembali moment duka 11 September lalu dimana pemandangan kelam diwarnai hitam dan kelabu sisa-sisa puing kebakaran dan wajah wajah murung menyelimuti pedagang kala itu.
Sementara hari Minggu kemaren pemandangan sangat khidmat dan semarak diantara penampakan Los pasar yang baru selesai dibangun tampak berdiri kokoh.
Plt. Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan yang juga merangkap Plt. Asisten 1 Setdako Isra Yonza, SH, MH melaporkan bahwa total biaya untuk renovasi ini berjumlah Rp. 580 juta rupiah yang bersumber dari Belanja Tanggap Darurat. Pembangunannya dikerjakan oleh PT. Rian Surya Sakti.
Pada kesempatan itu Wako Erman Safar mengungkapkan rasa lega dan syukurnya dengan telah sekesainya pembangunan kembali los dan lapak pedagang yang terbakar,sehingga pedagang sudah bisa berdagang kembali tempat masing masing.
Wako Erman Safar memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bersinergi dalam rangkaian proses pemulihan. Khusus kepada Kadis Koperasi UKM Perdagangan Isra Yonza dan Kepala Dinas Kebakaran Martius Bayu.
Wako juga membagi pengetahuannya tentang sejarah Kota Bukittinggi kepada para pedagang yang hadir. Para Pedagang yang hadir pun tampak khidmat dan haru memahami bahwa sejak dahulunya, para pedagang Pasar Atas dan Pasar Bawah adalah pioneer ekonomi yang punya peran besar saat awal tumbuhnya kota Bukittinggi.
“Selamat menempati Los Baru, Bapak Ibu Pedagang kita gunakan sistim ‘elo lapiak’ (tarik tikar-red) saja dimana dulu berdagang kini disitu pulo (sekarang disitu juga- red) demi kenyamanan bersama.” Ujar Wako.
Dengan hangat dan akrab, Wako Erman beramah tamah dengan para pedagang “Jan Bacakak cakak mambagi tampek (jangan berselisih membagi tempat jualan-red) …kalau bacakak…. ” ujar Wako terhenti, dan dijawab riuh sorak pedagang “jauaah rasaki… (jauh rezeki-red).
Perwakilan pedagang, Andi Panduko, Yen Maco dan Zul Youtuber putra dari pedagang pasar bawah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota yang telah bergerak cepat membangun kembali tempat kami berjualan yang terbakar 11 September 2021 lalu, katanya.
Sebagai wujud apresiasinya, para pedagang juga menyampaikan komitmen untuk membayar iuran retribusi tepat waktu.
Moment seremoni ini diabadikan dengan penandatanganan prasasti oleh Wako Erman Safar . Dalam kesempatan ini juga diserahkan bantuan BAZNAS Bukittinggi untuk para pedagang korban kebakaran.** Widya
Leave a Reply