Pemko Bukittinggi Gelar Sekolah Keluarga Angkatan Ke-V

Pemko Bukittinggi menggelar Sekolah Keluarga angkatan ke V diikuti 360 warga.
Pemko Bukittinggi menggelar Sekolah Keluarga angkatan ke V diikuti 360 warga.

Bukittinggi, Editor.- Pelaksanaan sekolah keluarga yang di gelar oleh Pemko Bukittinggi sudah memasuki angkatan ke V sejak 2018 yang lalu.

Untuk angkatan ke V Tahun 2024 ini, diikuti 360 Warga Bukittinggi, dimulai untuk lansia sebanyak 125 orang,yang dibuka Wali Kota Bukittinggi,diwakili Sekda, Martias Wanto,di balairung rumah dinas walikota, Jumat (26/04).

Pada kesempatan itu, sekda mengatakan, keluarga merupakan sekolah pertama yang sangat menentukan masa depan bangsa. Untuk itulah, Pemko berinisiatif melanjutkan program sekolah keluarga ini, karena manfaatnya terasa dalam meningkatkan ketahanan dan kualitas keluarga.

“Bapak Wali Kota menyampaikan pesan, bahwa, sekolah keluarga ini menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sepanjang ada lansia, akan tetap dilaksanakan sekolah keluarga,” ujarnya.

Sekolah keluarga di Kota Bukittinggi sudah berlangsung sebanyak empat angkatan sejak tahun 2018 dan 1 angkatan lanjutan. Sedangkan tahun ini merupakan angkatan lima yang keilmuannya juga digabung dengan sekolah lansia.

Hal ini selaras dengan pembangunan keluarga yang berkualitas yang merupakan kegiatan yang mendukung visi dan misi walikota Bukittinggi.

Sekolah lansia adalah salah satu upaya pendidikan secara non formal, merupakan pembelajaran bagi lansia terutama lansia yang masih potensial dalam keluarga dan masyarakat, jelas Martias Wanto.

Lebih lanjut Sekdako Bukittinggi Martias Wanto mengatakan, Sekolah keluarga ini bertujuan untuk mewujudkan lansia yang smart (sehat, mandiri, aktif, produktif dan bermartabat) melalui dimensi lansia tangguh yaitu: dimensi spritual, dimensi fisik, dimensi emosional, dimensi intelektual, dimensi sosial kemasyarakatan, dimensi profesional vokasional dan dimensi lingkungan.

Hal ini sesuai dengan penerapan 7 dimensi lansia tangguh oleh BKKBN tahun 2014, ujarnya, yang
diamini Ketua TP PKK Bukittinggi, Ny. Fiona Erman Safar.

Sementara itu, Kepala DP3APPKB, Nauli Handayani, menambahkan, sekolah keluarga angkatan V tahun 2024 ini, diikuti 360 peserta. 125 diantaranya merupakan peserta pra lansia, usia 45 sampai 55 tahun. Pelaksanaannya dengan dua metode, kuliah umum dan pertemuan lokal.

“Peserta kita berikan materi optimalisasi fungsi keluarga demi terciptanya ketahanan keluarga,” ungkapnya.

Dalam materinya, setiap peserta akan mendapat materi tentang 8 fungsi keluarga, fungsi agama, fungsi sosial budaya, fungsi cinta dan kasih sayang, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi, fungsi pendidikan dan fungsi lingkungan.

Pada hari pertama, dilaksanakan kuliah umum oleh Katherina Welong, SKM, MARS, Ketua PKVHI Sumatra Barat dan David Arga selaku ketua tim pertahanan keluarga dan pencegahan stunting. ** Widya

Previous Image
Next Image

info heading

info content

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*