Pemkab Solok Audiensi Dengan Dewan Pembina APKASI

Audiensi Pemkab Solok dengan APKASI.
Audiensi Pemkab Solok dengan APKASI.

Arosuka, Editor.- Pemerintah Kabupaten Solok melaksanakan audiensi dengan Dewan Pembina Apkasi dan Staf Ahli Apkasi Bidang Pendidikan bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kab. Solok, Senin (!7/2/2022).

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Solok diwakili Sekda Medison, M.Si, Asisten III Bidang SDM Syahrial, Dewan Pambina APKASI Drs. Sokhiatulo Laoli, MM, Staf ahli APKASI Bidang Pendidikan Dr. Himmatul Hasanah, MP,  jajaran APKASI dan Kepala SKPD.

Dalam sambutannya Bupati Solok diwakili Sekda Medison, M.Si mengatakan, merupakan sebuah kebanggaan bagi Kab. Solok mendapat kunjungan dewan pembinana APKASI.

“Kabupaten Solok yang memiliki potensi bidang pertanian dan pariwisata siap menerima dan bekerja sama dibawah bimbingan APKASI. Mudah-mudahan pertemuan ini dapat bermanfaat bagi kami,” kata Medison.

Dewan pembina APKASI Drs. Sokhiatulo Laoli, MM mengatakan, merasa bahagia bisa hadir di daerah ini dimana apkasi telah keliling seluruh indonesia tapi di Kab Solok ini kami mendapatkan keunikan.
Tujuan datang ke Kab. Solok merupakan program APKASI.  Target kita tahun ini yaitu mencakup 80 kabupaten di seluruh Indonesia ini. Dewan Pembina APKASI mengajak seluruh yang hadir untuk mendegarkan penjelasan secara teknis yang disampaikan oleh para pembicara tentang Program Unggulan di Bidang Pendidikan sehingga lebih mudah untuk menciptan Sumber Daya Manusia yang lebih baik dan bermutu tinggi khususnya di wilayah Kabupaten Solok ini.

Sementara itu Staf Ahli Bid pendidikan APKASI Dr. Himmatul Hasanah, MP, menyampaikan berbagai program unggulan Apkasi dalam bidang pendidikan antara lain Program Peningkatan Mutu Guru, Program Peningkatan Imtak dan Training Tata Kelola Pendidikan di Luar Negeri dan Program Peningkatan Literasi Pendidikan, program tersebut didedikasikan kepada guru dan Sumber Daya Pimpinan Perangkat Daerah.
APKASI mempunyai metode unggulan khususnya bahasa Inggris, dimana hanya dalam 3 hari saja sudah bisa berbahasa Inggris.

Penemuan ini sudah 2–3 tahun dan sudah disosialisasikan di beberapa daerah di Indonesia terkait pembelajaran Inggris cepat hanya dalam waktu 3 hari, dan sejak diluncurkan program Peningkatan Mutu Guru pada tahun 2011 telah melatih lebih dari 140.000 guru di 150 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.** Tiara/Hms

Previous Image
Next Image

info heading

info content

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*