Talang, Editor. Sejak medio tahun 2019, nama Maigus Tinus jadi perbincangan masyarakat, Baik di kedai kopi, di balai pemuda, maupun di.media cetak dan online,maupun media sosialface book dan twiter. Ia disebut-sebbut sebagai salah seorang calon kuat Bupati Solok pada Pilkadapada tanggal 23September 2020mendatang.
Siapa dan apa yang menarik dari Maigus Tinus,sehingga ia begitu ramai diperbicangkan masyarakat Kab. Solok dan disebut- sebut sebagai Bakal Calon Bupati Solok menggantikan Gusmal dalam Pemilukada mendatang?

Maigus Tinus, adalah putera ali daerah Kab.Solok kelahiran Talang 26 Mei 1977. Ia juga alumni FISIP Unand Padang Tahun 2001 dan Pimpinan PT. Insekta Fokustama di Jakarta. Ia merupakan Ketua DPP KUKMI (Kerukunan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia) sejak 2011-2016 dan sejak 2015 hingga sekarang namanya juga terdaftar dalam salah satu jajaran pengurus organisasi pengusaha di Jakarta.
Maigus Tinus sejak beberapa waktu belakangan sering bolak balik Jakarta – Solok dan menjalin komunikasi dengan masyarakatdari seluruh kalangan, terutama dengan pemuda untuk mendengar aspirasi generasi tentang apayang sesungguhnya yang diinginkanmasyarakat dari pemerintah Kab. Solok.
Saat salah seorang pemuda Muaro Peneh, aktifis media yang kini juga mulai jadi praktisi hukum, Risko Mardianto mengatakan kepada Magus Tinus, untuk tetap bersikap sederhana, jika terpilih jadi Bupati Solok, membuka kaca mobil dimanapun bertemu dengan masyarakat, Maigus Tinus meresponyya dengan baik.
“Saya akan tetap seperti hari ini, akan sering duduk di kedai kopi untuk kecil itu berdialog dan menjaring informasi serta aspirasimasyarakat,” kata Maigus Tinus yang juga mengatakan, persoalan modal untuk pengusaha kecil di Solok harus mendapat prioritas, termasuk pemasaran dan standarisasi produk.
Lebih lanjut dikatakannya, saya pernah membantu pengusaha kecil dan menengah mendapatkan sertifikasi Halal dari MUI, sertifkat ISO 2000, hingga izin edar Badan POM di Jakarta, hari ini saya ingin pulang ke Solok untuk bisa mengabdi dan memberdayakan produk usaha rumah tangga masyarakat di Solok, khsususnya pedagang kecil dan menengah.
Jiwa Pengusaha tampaknya sudah mengakar dan mendarah daging dalam diri Maigustinus tersebut sehingga perlu diwujudkan untuk kesejahteraan masyarakat, utamanya pelaku ekonomi di Solok.
Tampaknya, Maigus Tinus tidak maju sebagai Bakal Calon Bupati Solok yang tanpa persiapan. Ia bahkan telah menyiapkan konsep pembangunan berdasarkan kearifan lokal dan kebutuhan, bukan keinginannya sendiri.
“Meskipun saya sudah membuat visi dan misi pembangunan, andai saya terpilih jadi bupati, tetap saja pembangunan lama akan kita lanjutkan dan tidak boleh dibiarkan terbengkalai. Oleh karena itu konsep pembangunan yang telah disusun sedemikian rupa akan ada evaluasi sesuai aspirasi masyarakat, mahasiswa di Solok juga perlu didengar pendapatnya. Begitu juga unsur lain seperti tenaga honorer dan guru disekolah, cerdik pandai dan tokoh agama serta tokoh adat, kita rangkul semuanya untuk membangun daerah,” kata Maigustinus dalam diskusi bersama pemuda Muaro Paneh beberapa waktu lalu.
Baru baru ini, Maigus juga tengah menyiapkan Bank Infak untuk membantu pergerakan ekonomi rakyat berbasis syariah. Tak kalah penting adalah Bank Infak yang dibangunnya itu bahkan disebut-sebut bakal diluncurkan dengan Sandiaga Uno, mantan Cawapres dari Prabowo pada Pemilu lalu.
Target Bank Infak ini adalah membantu perekonomian rakyat sesuai syariat Islam dan mungkin saja bisa memangkas usaha rentenir yang kerapkali melumpuhkan ekonomi masyarakat kita di Kabupaten Solok, kita juga sudah punya skema tentang pinjaman modal usaha untuk petani kita,”ujar Maigus dengan senyuman yang khas. ** Roni Akyar
Leave a Reply