Sawahlunto, Editor.-Kota Sawahlunto bakal menggelar Alek Tradisi Budaya Minangkabau bulan Agustus mendatang.
Awalnya hanya bermaksud meresmikan berdirinya Group Randai ‘Sapacik Sakabek Arek’ Tangsi Gunuang Kelurahan Durian I Kecamatan Barangin Kota Sawahkunto. Group randai ini adalah bagian dari binaan Perguruan Silek Tradisi Gunuang Timbago Sawahlunto.
Atas kesepakatan bersama, rencana ini diperluas dengan kegiatan silarurrahmi Pandeka se Sumatra Barat dan Pelantikan Pengurus PPSI (Persatuan Pencak Silat Indonesia) Kota Sawahlunto.
Kegiatan ini, menurut Pimpinan Perguruan Silek Gunuang Timbago Syafri Efizon didampingi Ketua Pelaksana Hendrik, Kamis (28/07/2022) di sasaran latihan, diselenggarakan pada hari Sabtu (20/08/2022) pukul 20.00 waktu setempat sampai selesai bertempat di Lapangan Pasa Baru Durian.
Menurut Syafri yang akrab dipanggil Pandeka Zon, PPSI ini berada dibawah naungan KORMI yang di Kota Sawahlunto diketuai oleh Wakil Walikota H. Zohirin Sayuti, SE.
Pandeka Zon menyebutkan, IPSI adalah organisasi Pencak Silat Prestasi. Sedangkan PPSI organisasi Pencak Silat Tradisi. Kedua organisasi ini bermitra dan saling mendukung program pengembangan dan pembinaan.
Memang diakui Syafri Efizon, untuk menggerakkan organisasi lebih maju diperlukan kreativitas, aktivitas, kolaborasi dan sinerjisitas pembinaan serta memerlukan semangat perjuangan dan dana pembinaan. “InsyaaAllah! Pemerintah Kota Sawahlunto sangat perhatian terhadap perjenbangan olahraga ini,” ucap Syafri Efizon.
Untuk melaksanakan kegiatan Alek Budaya Tradisi yang dimaksudkan juga sebagai kegiatan menyemarakkan Peringatan Hari Ulangtahun Kemerdekaan Republik Indinesia tahun ini di Kota Sawahlunto, diperlukan dana lebih-kurang Rp25juta.
“Mudah-mudahan kebutuhan dana ini terpenuhi. Kami optimis bisa terpenuhi, karena kemitraan antara Pemerintah Kota Sawahlunto dengan BUMN, Perbanka, BUMD dan perusahaan yang ada terjalin dengan baik. Bahkan dalam pembinaan olahraga, senibudaya dan pariwisata, Walikota Sawahlunto Deri Asta, merencanakan pembinaan dengan sistim Bapak Angkat. Masing-masing BUMN, Perbankan, BUMD, perusahaan dan OPD menjadi Bapak Angkat untuk membina olahraga ini,” kata Syafri Efizon.**arm
Leave a Reply