Solok Selatan, Editor.- Covid-19 bertambah lagi di Solok Selatan (Solsel). Sesuai hasil pengujian labor Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang, kali ini yang dinyatakan terpapar adalah Kepala Dinas di Pemkab Solsel. Pejabat yang terinfeksi positif corona itu berinisial BM,56, Warga Nagari Pasir Talang Barat, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan.
“BM dinyatakan terinfeksi positif covid 19, setelah melakukan uji swab pada Jumat kemarin,” ujar Juru Bicara Penanganan Covid 19 Solok Selatan, Novirman, Kamis (4/6).
Dari 83 sampel pool swab yang dikirim, satu orang Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Solsel dinyatakan positif corona berdasarkan hasil swab yang diterima hari ini dari pihak tim dokter Unand.
“Dengan keluarnya hasil swab tersebut, maka jumlah warga yang positif covid 19 di Solsel bertambah satu orang lagi. Hingga jumlah yang positif corona jadi tiga orang, sebab dua orang lagi sudah sembut,” ujarnya.
Sebelumnya ada lima yang terpapar covid 19, tiga orang sudah dinyatakan sembuh dari tularan virus pandemi itu. Hingga hari ini, jumlah keseluruhan yang positif covid sebanyak tiga orang. Lima pasien positif covid sebelumnya merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG), termasuk BM,56, yang hari ini hasil swabnya keluar.
BM mengaku tidak pernah keluar daerah selama pandemi. Mmenurut dia, mungkin saja ia tertular dari warga lainnya yang pernah kontak langsung dengan dia di rumah selama 14 hari belakangan.
“Saya pernah kontak dengan orang yang membawa paket dari Padang, paket itu dititipkan anak saya yang tinggal di Sawahan, Kota Padang,” begitu tutur BM yang ditirukan Novirman.
Dengan keluarnya hasil swab BM, positif corona. Sehingga Anggota DPRD Solsel, termasuk pejabat daerah dan staf diambil sampel swabnya hari ini. Ada 100 sampel yang sedang diambil untuk di uji di lab Unand. Sebab, kemarin Rabu (3/6) BM bersalam-salaman dan kontak langsung dengan wakil rakyat di DPRD Solsel. Termasuk dengan pejabat daerah saat rapat evaluasi memasuki masa new normal di kantor Bupati Solsel.
“Seluruhnya hari ini dengan kuota 100 orang diambil sampelnya, untuk anggota dewan dan sekretarian DPRD 50 sampel dan pejabat daerah serta staf Dinas Koperindagkop 50 sampel lagi,” tuturnya.
Pihak gugus tugas covid, melakukan tracking atau rekan jejaknya BM dengan siapa saja kontak langsung. Dan akan dilakukan pemeriksaan demi memutus mata rantai penyebaran tularan corona di daerah ini. Pemkab Solsel menyampaikan seluruh OPD dan staf Koperindagkop, wajib dilalukan tes swab. Bagi yang pernah merasa kontak dengan BM, hari ini tes di DPRD Solsel dan besok di BPBD Solsel.
“Komprehensif tracking, mana yang OTG akan tampak hasilnya. Itulah manfaat dilakukan tracking, bahkan pihak keluarga BM besok juga akan diambil swabnya. Termasuk tetangga. Juga sopir BM dan keluarganya. Jika ada terdapat penambahan positif corona, maka akan diisolasi di ruang covid RSUD Solsel. Jika hasil yang diambil swab hari ini negatif, maka hanya BM yang dikirim ke Balai Diklat BPSDM Sumbar,” jelasnya.
Hari ini, berdasarkan permintaan BM sebut Novirman, ingin melakukan isolasi mandiri di rumahnya di Nagari Pasir Talang Barat, Kecamatan Sungai Pagu. BM meminta diisolasi di rumah saja, namun jika hanya dia saja yang positif. Maka akan kita kirim ke Balai Diklat BPSDM Sumbar, pungkasnya. ** Natales Idra
Leave a Reply