Kota Solok.Editor – Pemerintah kota Solok mencanangkan gerakan menanam Cabe, dan memberikan bantuan 1600 bibit cabe, polybag, serta tanah dan pupuk, kepada kelompok tani yang belum mendapatkan kegiatan Perkarangan Pangan Lestari (P2L) dari kementerian Pertanian RI.
Pencanangan gerakan itu dilansungkan oleh wakil walikota Solok, Dr.H.Ramadhani Kirana Putra, Rabu, 12 Oktober 2022, di Kalumpang Jaya, kelurahan VI Suku, lecatan Lubuk Sikarah. Kegiatan turut dihadiri oleh Kadis Ketapang Pemko Solok, Ivon Maroza, Dandim 0309/Solok, Kapolres Solok Kota (diwakili), dan para masyarakat tani kota Solok.
Dalam arahannya Dr.H.Ramadhani menyebutkan, gerakan yang digulirkan itu, merupakan bentuk implementasi dari dukugan program ketahanan pangan secara integrative, masif, dan berdampak terhadap nasional, dalam hal itu, pengendalian Inflansi terfokus pada suplai atau persediaan.
Wakil walikota Solok mengatakan,, Pemerintah daerah setempat sebagai bagian dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah, berkomitmen penuh dalam mendukung upaya-upaya pengendalian inflasi, terutama inflasi komoditi pangan strategis.
Salah satu langkah pemerintah kota Solok dalam pengendalian Inflansi adalah dengan cara menggalakan atau mencanangkan gerakan menanam cabe. Kegiatan itu ditujukan kepada kelompok tani dan masyarakat tani lainnya yang ada didaerah setempat.
Dalam hal ini, pemko Solok melaksanakannya berdasarkan kerangka 4 K yakni, Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi yang efektif, yang berorientasi kepada keseimbangan daya beli masyarakat dengan sasaran untuk pemulihan ekonomi nasional.
” Gerakan menanam cabe bukan hanya dilakukan oleh para petani ditanah garapannya saja, namun pemerintah daerah juga menghimbau masyarakat untuk memproduktifkan perkarangan serta lahan lahan kosong yang ada disekitar ” imbuh waki walikota Solok.** Gia
Leave a Reply