Bukittinggi, Editor.- Karena akses jalan yang sempit, tidak bisa di lewati mobil pemadam kebakaran, membuat rumah Amril tidak bisa diselamatkan dari amukan si jago merah. Amukan sijago merah yang meludeskan rumah Amril di Surau Lurah Sarojo dalam Rt 3 RW 1 Kel. Campago Guguak Bulek, Kecamatan MKS itu, terjadi Senin(4/4) sekitar pukul 20.05.
Kabid Pengendalian Operasional, Penyelamatan dan Sarana prasarana Disdamkar Bukittinggi Havid Febrian, S.Sos, M.IKom yang dihubungi media ini membenarkan telah terjadi kebakaran di Kelurahan Campago Guguak Bulek.
Informasi yang masuk markas Damkar Bukittinggi sekitar pukul 20.05 wib. Begitu ada laporan yang masuk, tim Damkar langsung bergerak cepat meluncur ke TKP Surau Lurah Sarojo di Rt 3 RW 1 Kel. Campago guguak bulek, namun mobil tidak bisa masuk ke lokasi kebakaran, karena akses jalan sempit, sehingga pemadaman dilakukan secara manual dibantu masarakat, Armada kembali pukul 21.25 wib. Kerugian ditaksir sekitar 150 juta, dan tidak ada korban jiwa, ungkap Havid Febrian.
Lebih lanjut Havid Pebrian mengatakan, usai dari Surau Lurah Sarojo di Rt 3 RW 1 Kel. Campago guguak bulek, sekitar pukul 21.35, Damkar Bukittinggi kembali mendapat laporan ada percikan api pada kabel listrik di atas pertokoan, di kawasan Simpang Kangkuang.
Karena lokasinya sangat dekat dengan markas Damkar Bukittinggi, api cepat dijinakkan tanpa merembet ke bangunan.
“Ketika sampai di lokasi, memang ada terlihat percikan api yang timbul di antara kabel kabel di atas toko sikek kutu. Tim melakukan pemadaman cepat menggunakan APAR. Sehingga percikan api dapat segera dipadamkan,” jelasnya.
Untuk itu, Kadis Damkar Bukittinggi mengimbau pada masyarakat agar tetap waspada terhadap bahaya kebakaran. Apalagi saat ini musim panas yang mudah dapat memicu kebakaran, harapnya.** Widya
Leave a Reply