Hitungan Bulan Proyek Milik SDABK Sumbar Tinggal Tiang Pancang, CV. Jaya Bumi Perkasa Diminta Bertanggung Jawab

Proyek Milik SDABK Sumbar tinggal tiang pancang.
Proyek Milik SDABK Sumbar tinggal tiang pancang.

Pasbar, Editor.- Hendak hati sebagai penangkal luapan Sungai Batang Pasaman dari Bahaya Banjir dan runtuhnya sepadan sungai hingga mengancam keselamatan permukiman warga serta Jembatan Air Gadang, Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat proyek setengah milyar lebih hanya hitungan bulan bangunan tiang pancang sudah bobol di hantam Air Sungai Batang Pasaman.

Proyek milik Dinas Sumber Daya Air dan Bina Kontruksi Provinsi Sumbar menuai protes dan kritikan dari warga akibat sejumlah pelaksanaan pekerjaan dilapangan terkesan kurang sempurna.

Pantauan dilokasi proyek pekerjaan Pembangunan Bangunan Perkuatan Tebing sungai Batang Pasaman Pasaman Barat yang dilaksanakan oleh rekanan CV.Jaya Bumi Perkasa hanya hitungan bulan sudah mengalami roboh dan terlihat berada di tengah – tengah alur sungai Batang Pasaman.

Dari pengamatan di lokasi titik rawan bencana selaian mengancam harta benda rumah tempat tinggal pondasi tiang jembatan air gadang terancam abrasi, terlihat sejumlah rumah tempat tinggal warga setempat akibat abrasi Sungai Batang Pasaman sudah mengalami ambruk sebagian sudah mengungsi ke tempat rumah sanak famili.

Parahnya lagi kondisi tanah timbunan tiang pancang site pile untuk pemasangan mantel geotektile atau karpet berwarna putih terpasang asal jadi terlihat karpet tidak sampai pada permukaan dasar tanah timbunan sehingga saat hujan turun kondisi tanah timbunan sudah mengalami penurunan sehingga membuat rongga pada celah tiang pancang.

Tidak itu saja , pemasangangan tiang pancang site pile terlihat belum rapi tidak terpasang sama tinggi dan jarak antara tiang pancang yang satu dengan lainya terlihat memiliki ruang dan berongga.

Proyek pengamanan perkuatan tebing batang pasaman yang dikerjakan oleh CV.Jaya Bumi Perkasa Hasil dengan pagu dana Rp. 754.300.311.00, konsultan supervisi CV.Boarta Lestari Consultant dengan Nomor Kontrak 04.09/PPSDA-SDABK/APBD/V-2023 tertanggal 15 Mei 2023 mesti dilakukan peninjauan ulang oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Kontruksi Sumbar.

Salah seorang warga dilokasi bencana Apin mengaku pasrah karena proyek yang dibangun pemerintah tidak dapat menyelamatkan rumah yang telah ia tempati selama puluhan tahun, karena sudah mengancam keselamatan jiwa raga terpaksa harta benda saya pindahkan dan sebagian perkakas rumah yang bisa saya selamatkan dilakukan pembongkaran, untuk rumah bagian dapur sudah ambruk dan terjun bebas terbawa arus sungai.

“kami pasrah, namun berharap jika ada tindak lanjut seperti melakukan penimbunan menggunakan batu jetty sangat kami harapkan supaya tanah tidak lagi ambruk terbawa arus sungai batang pasaman”, Ujar Apin.

setidaknya terdapat 15 unit rumah yang saat ini terancam ambruk , kapanpun mengancam keselamatan harta benda mereka. **B/A

Previous Image
Next Image

info heading

info content

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*