Solok Selatan, Editor.- Jumat, 7 januari 2022 Solok Selatan sudah berusia 18 tahun, setelah dimekarkan menjadi daerah otonom kabupaten pada 7 januari 2004 melalui undang undang no 38 tahun 2004 dan ikut pemilukada petama bersama daerah lain pada saat itu.
Peringatan hari jadi kabupaten Solok Selatan ke 18 (7 Januari-2022), seperti sebelumnya melalui sidang DPRD Solok Selatan, diadakan bermacam kegiatan antara lain tabligh akbar, pagelaran kesenian anak nagari,xpameran dan kegiatan lomba lainnya
Terkait hal ini, Andro Putra, SH ketua millenial mahasiswa Solok Selatan Sumatera Barat berkomentar, pada peringatan hari jadi Kabupaten Solok Selatan ke 18 berharap kepada bupati yang dipilih rakyat ini dapat membawa angin segar untuk kemajuan Solok Selatan ke depannya
Perbaikan ekonomi ditunjang peningkatan produksi pertanian, pemasaran juga jadi harapan seluruh lapisan masyarakat Solok Selatan. Sedangkan dibidang pembangunan phisik banyak yang harus dibenahi dan ditingkatkan, terutama sarana tranportasi bagi daerah yang terpencil (terisolir).
Kita tidak ada lagi berbicara berbagi daerah akan tetapi satu dalam peta wilayah Kabupaten Solok Selatan. Dalam mewujudkan semua program pembangunan ini senada dengan visi dan misi bupati terpilih, kita harap seluruh komponen lapisan masyarakat dapat mendukungnya. Tidak terkecuali kaum millenial, generasi muda penerima tongkat estafet kepemimpinan di Solok Selatan ini. Kini sudah saatnya maju di garda depan untuk mensukseskan dan mendukung semua program pemerintah.
Kaum millenial harus tahu sejarah perjuangan para tokoh Solok Selatan, sehingga dapat berdiri daerah otonomi yang dapat kita nikmati saat ini. Kehadiran Solok Selatan tidaklah semudah membalikan telapak tangan, tapi para tokoh mengasah otak berjuang demi rakyat Solok Selatan.
“Diharapkan kepada bupati sejarah perjuangan ini dan siapa para pejuangnya supaya kami kaum millenial tahu dan kalau bisa meminta ada tugu sejarah dan monumen tokoh pemekaran, juga nama nama agar dapat dibaca dan dikenang sampai akhir zaman. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa mengenang sejarah,” pungkas Andro Putra, SH. ** Sus
Leave a Reply