Batu Bara, Editor.- Aktifis Peduli Masyarakat dan LPPNRI Batu Bara meminta Kepada Bupati Batu Bara, Inspektorat dan Pejabat APH yang berwenang untuk mencari Sa’ban, Kepala BPBD Batu Bara yang keberadaan nya hingga sekarang tidak diketahui.
Kepala BPBD Batubara diprediksi mangkir dalam tugas nya sebagai ASN Batu Bara dan kabar menghilangnya Kepala BPBD Batu Bara Sa’ban waktu hampir satu bulan berlalu .
Kabar menghilangnya Sa’ban menghebohkan masyarakat kabupaten Batubara Khususnya Pemerintahan Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara, sehingga menndapat tanggapan dari LPPNRI dan Aktivis Masyarakat Muda Batu Bara.
“Dari informasi yang berkembang menghilangnya Sa’ban ada dugaan besar juga membawa uang yang dianggarkan untuk dinas BPBD dari APBN,” ujar Roberth Simanjuntak, SH dari Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Batubara didampingi Herman dari Sosial Kontrol yang menamakan diri Peduli Masyarakat Batu Bara, di Kantor DPRD Batubara,Selasa (13/09/2022).
Untuk memastikan kebenaran Isu menghilangnya Sa’ban dari tempat tugasnya bekerja, Roberth bersama Herman dan awak media menyambangi kantor BPBD Batubara untuk konfirmasi kepada Ahmadan Chair Plt Kepala BPBD pengganti Sa’ban, namun tidak ditempat. Smentara itu Seorang staf mengatakan, bahwa selama ini jabatan sekretaris juga dijabat Kepala BPBD Sa’ban (rangkap jabatan),
Kemudian Awak media mencoba sambangi ruangan Bendahara inisial DB dan mengatakan, permasalahan kepergian Kepala BPBD sudah ranahnya Inspektorat.
“Saya sudah diaudit/diperiksa. Untuk konfirmasinya ke inspektorat saja,” sebut DB.
Diakhir keteranganna Roberth menambahkan, ini pembelajaran buat kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) agar menempatkan oknum ASN/PNS jangan rangkap jabatan, dengan tidak rangkap jabatan kinerja dalam struktur dapat saling berbagi dan sharing satu sama lain, termasuk jika benar ada dugaan uang anggaran dinas bisa dibawa oleh Sa’ban seperti isu berkembang.
Yang seharusnya uang tersebut dipegang bendahara kenapa bisa dibawa oleh sa’ban langsung, jika tidak rangkap jabatan kemungkinan besar bendahara bisa kordinasi kepada sekretaris dalam setiap pengeluaran anggaran, pungkas Roberth. ** Herman Manurung
Leave a Reply