Bandung, Editor.- Guna menambah wawasan para awak media yang bertugas di Tanah Datar Pemerintah daerah Tanah Datar melalui Dinas Kominfo membawa puluhan awak media yang bertugas di Tanah Datar untuk Study Komperatif ke kantor Surat Kabar Tertua di Jawa Barat Pikiran Rakyat di Bandung.
Kunjungan Wartawan Tanah Datar Dipimpin Pjs Bupati Tanah Datar diwakili Asisten III Setda Tanah Datar Jasrinaldi SH, Sekretaris Kominfo Lovely Harmen ST, MT Kabag Prokopim Dedi Triwidono, Kabid IKP Riri Yanti Zahrul Aks M.Ikom, Kabid Persendian Renti Emelia dan sejumlah pendamping lainnya.
Kedatangan rombongan wartawan dari Tanah Datar disambut oleh Pimpinan Redaksi Surat Kabar Pikiran Rakyat Hazmirullah didampingi Manajer Area Pikiran Rakyat Media Nework dan Sekretaris Redaksi Pikiran Rakyat Gita Prima Diaula Pertemuan Pikiran Rakyat, Rabu (30/10).
Pimpinan Redaksi Pikiran Rakyat Hazmirullah mengakui Perkembangan Teknologi Digital yang begitu pesat juga ikut mempengaruhi anjloknya Media Cetak Pikiran Rakyat Koran Tertua di Jawa Barat dan biasanya oplah Media Cetak tersebut dicetak sampai 100.000 lebih dan sekarang tinggal lagi sekitar 40 ribuan.
Menurutnya perkembangan teknologi digital sangat luar biasa, hampir semua industri terdampak disrupsinya, tidak terkecuali industri media.
Industri media cetak yang menjadi bagian industri media dan terimbas disrupsi teknologi digital ini, karena itulah kita harus terus berinovasi dan harus beradaptasi dengan melakukan transformasi digital.
Maka pada bulan September 1996, Pikiran Rakyat membangun domain www.pikiran-rakyat.com. Hingga kini, berbagai perubahan terus dilakukan seiring perkembangan zaman dengan mengusung konsep ekonomi kolaboratif, lahirlah paltform Pikiran Rakyat Media Network (PRMN). Dimana PRMN adalah media nasional yang berjejaring dengan berbagai media di sejumlah kota/kabupaten di Indonesia, ujar Hazmirullah.
Selanjutnya Hazmirulah menyatakan “Selain cetak, ada radio PRFM 107,5, ada PRMN dan ada MATA BANDUNG. Sampai saat ini Pikiran Rakyat masih bertahan sebagai media paling berpengaruh di Jawa Barat, Namun kami tidak berpuas diri kedepan tantangan jurnalisme semakin berat, media berpacu dengan perkembangan teknologi,” ungkap Hazmirullah.
Bupati Tanah Datar Diwakili Asisten III Setda Tanah Datar Jasrinaldi menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur Pimpinan Pikiran Rakyat yang telah menerima kunjungan studi komparativ wartawan Tanah Datar
Karena studi komparativ ini juga untuk menambah wawasan dari wartawan yang bertugas di Tanah Datar sebagai mitra pemerintah Daerah dan wartawan ini pulalah ysng mempublikasi kegiatan dan kesuksesan pembangunan Tanah Datar melalui berbagai progul Tanah Datar seperti program bajak gratis dan juga satu even satu nagari dalam mendorong perkembangan Pariwisata Tanah Datar, ujar Jasrialdi.
Jasrialadi menambahkan, “Kalau ada orang berkunjung ke Sumatera Barat belum berkunjung ke Tanah Datar maka belum melihat Mingkabau secara menyeluruh karena Tanah Datar merupakan Luak Nan Tuo yaitu daerah asalnya Minangkabau dan di Tanah Datar ada Istona Basa Pagaruyung dan juga peninggalan sejarah Minangkabau lainnya,” ungkap Jasrialdi. **Jum
Leave a Reply