Kota Pariaman, Editor.- Sejak dilantik Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPK-PD) Kota Pariaman, 17 September 2019, Buyung Lapau S Sos M Si langsung diberi pekerjaan rumah (PR) yang cukup berat oleh Wako Genius Umar. Yakni mendongkak Pendapatan Asli Daerah/PAD Kota Pariaman sampai tahun 2020 nanti hingga 60 miliar.
Hal itu diungkapkan Kepala BPK-PD Kota Pariaman Buyung Lapau S Sos M Si saat dijumpai di ruang kerjanya, Selasa 26 Nopember.
Menurut Buyung Lapau, PAD Kota Pariaman sampai tahun 2019 ini yang hanya 43 miliar saja. Artinya, Wako Genius Umar menantang Buyung Lapau untuk meningkatkan PAD sekitar 17 miliar dari tahun tahun sebelumnya atau naik sekitar 34 persen.
Pada perinsipnya Buyung Lapau menerima tantangan dari Wako Genius Umar dan mengatakan, “Sekali layar terkembang surut berpantang.”
Buyung Lapau sedikit saja mengurangi angka dari tantangan Wako. Dari target Rp 60 miliar menjadi Rp 58 miliar. Wako pun seteju. PAD untuk Kota Pariaman tahun 2020 nanti naik menjadi 58 miliar rupiah. Untuk itu ada 5 item sumber PAD yang akan dibenahi baik fasilitas maupun manajemennya.
“Terutama sekali sektor perdagangan dengan objek restoran dan rumah makan. Yang kedua, objek perparkiran. Ketiga objek pajak bumi dan bangunan. Keempat Nilai Jual Objek Pajak/NJOP. Dan, ke 5-nya adalah kerjasama dengan pihak investasi dengan objek pulau Tangah. Karena sesuai dengan aturan nomor 23 pantai kewenangan propinsi, sedangkan pulau yang ada daratannya adalah kewenangan daerah kabupaten dan kota,” terangnya.
Buyung Lapau menuturkan, Caranya, perlu pendataan ulang restoran dan rumah makan yang disesuaikan pajaknya serta yang lainnya, seperti perparkiran ditata dengan lebih bonafide agar kesannya eksekutif malalui sistim non tunai sambil memangkas dugaan kebocoran.
“Pelanggan parkir tahun 2020 nanti pake pin cukup gesek kartu saja. Begitu juga pada item yang lain. Pajak bumi dan bangunan akan disesuaikan pajak tanah dan bangunan yang disejajarkan dengan nilai pusat perkotaan Kota Pariaman sebagai langkah menstabilkan pajak NJOP. Tak ketinggalan pulau Tangah pulau yang terletak diseberangan pulau anso duo akan dilego. Caranya, kita ajak investor guna memberdayakan pulau Tangah agar menjadi pemasukan PAD Kota Pariaman,” tutur Buyung Lapau. ** Obral Chaniago
Leave a Reply