Bupati Suhatri Bur Luncurkan Program Keluarga Harapan Tahap I

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur Dt. Putiah bersama dengan perwakilan keluarga penerima PKH Tahap I.
Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur Dt. Putiah bersama dengan perwakilan keluarga penerima PKH Tahap I.

Anam Lingkuang, Editor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menggelar luanching penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap I Kabupaten Padang Pariaman tahun 2022 di Kantor Camat Anam Lingkuang, Jum’at (25/02).

PKH merupakan salah satu program bantuan yang diberikan oleh pemerintah untuk penerima manfaat agar memiliki akses untuk memanfaatkan pelayanan sosial yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dari segi kesehatan dan pendidikan.

Camat Enam Lingkung Jon Riswan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Daerah yang telah berkontribusi banyak dalam memperjuangkan bantuan PKH tersebut untuk kemajuan pendidikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Padang Pariaman.

“Bantuan ini merupakan rezeki dari Allah, dan tentunya atas kontribusi pemerintah daerah, maka dari itu, hendaknya digunakan untuk hal-hal yang positif, seperti untuk biaya berobat, bayar sekolah anak, dan jangan digunakan untuk hal-hal yang negatif,” ujarnya.

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur Dt. Putiah, SE, MM dalam sambutannya juga berharap, dengan adanya PKH ini tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah, dan target pemerintah khususnya di Kabupaten Padang Pariaman wajib pendidikan 12 tahun dapat terlaksana.

“Bantuan ini diharapkan dapat digunakan untuk perbaikan gizi, memajukan pendidikan anak, mensejahterakan keluarga, membantu ibu hamil dan melahirkan, dan yang paling penting adalah jangan sampai ada lagi stunting,” tutur Bupati Suhatri Bur Dt. Putiah.

Kepada petugas PKH Bupati Suhatri Bur Dt. Putiah mengharapkan agar betul-betul menjalankan tugasnya dengan baik agar apa yang diharapkan melalui program PKH tersebut dapat diwujudkan sesuai dengan yang diharapkan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Makanya telah dibentuk pelaksana PKH dengan menempatkan posisinya tidak sesuai dengan kecamatan domisili, hal ini merupakan salah satu upaya untuk menghindari adanya pembagian yang tidak rata,” katanya.

Acara launching tersebut turut dihadiri Kepala BPKSDM, Kadissos P3A beserta jajaran, Kabag Prokopim, Prokopimca, Ketua Forum Pendamping PKH Padang Pariaman beserta petugas, dan keluarga penerima Program PKH. ** Rafendi/IKP-Kominfo 

 

 

Previous Image
Next Image

info heading

info content

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*