Padang, Editor.- Bupati Solok, H. Gusmal, SE, MM menutup secara resmi Pelatihan Dasar dan Diklat Prajabatan CPNS Golongan II dan III di lingkup pemerintahan Kab. Solok, bertempat di : Aula LPMP Sumatera Barat, Padang, Minggu (9/12).
Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Solok H. Gusmal, SE, MM, Kepala BPSDM Prov Sumbar : Dr. H. Jefrinal Arifin S.Ip, M.Si, Kepala BKPSDM Kab Solok, Ferisnovel, S.Ip, M.Si dan Kepala SKPD di lingkup pemerintah Kab Solok.

Dalam sambutannya Bupati Solok H. Gusmal, SE, MM mengatakan, pelaksanaan diklat CPNS yang diselenggarakan pemda Kab Solok, bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Prov Sumbar ini adalah realisasi komitmen pemerintah Kab Solok untuk membentuk PNS yang professional, sekaligus membentuk karakter pengetahuan nilai dasar CPNS, dengan harapan kedepannya para CPNS mampu menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
“Terapkanlah budaya kerja secara efektif, jadilah pengayom masyarakat, hindari sikap yang tidak terpuji, tingkatkan kompetensi diri serta mampu bekerja secara professional. Khusus untuk para peserta pelatihan dasar golongan II dan III yang berhasil menjadi peserta terbaik 1 -3 dari masing-masing angkatan. Terapkan ilmu yang diperoleh dalam tugas sehari-hari,” pesan Gusmal.
Sebelumnya ketua pelaksana kegiatan yang juga Kepala BPSDM Kab. Solok, Ferisnovel, S.Ip, M.Si melaporkan, kegiatan berlangsung mulai dari tanggal 3 April s/d Desember 2019 yang dibagi menjadi 9 angkatan. Proses pembelajaran berjalan dengan baik dan peserta pada umumnya dapat mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan dan melakssanakan tugas dengan baik.
“Sikap dan prilaku peserta secara umum prilakunya sangat baik, begitu juga penilaian akademik dimana peserta diklat dapat memahami materi yang diberikan. Berdasarkan hasil evaluasi penilaian yang telah dilakukan oleh badan diklat Provinsi Sumbar terhadap menerapkan program ini secara sungguh –sungguh. Peserta diklat prajabatan adalah CPNS di lingkungan pemerintah Kab Solok yang berjumlah 313 orang yang terdiri dari tenaga teknis, tenaga medis dan guru,” jelas Frisnofel. ** Rhian/Doni/Hms
Leave a Reply