Alahan Panjang, Editor.- Sebagaimana diketahui Nagari Alahan panjang ini adalah sebuah Nagari yang sangat subur dan penduduknya sudah makmur. Pemerintah Kabupaten Solok sudah menjalin kerjasama dengan berbagai sektor untuk mendukung pemasaran hasil pertanian.
“ Kunjungan saya ini adalah dalam rangka silaturrahmi dan mendengarkan aspirasi masyarakat Nagari Alahan Panjang. Saya mau masyarakat petani menikmati harga mahal tanpa harus melalui calo-calo dalam pemasaran hasil pertanian dan pangan,” kata Bupati Solok pada sambutannya dalam kunjungan silaturrrahmi dengan masyarakat Nagari Alahan Panjang bertempat di Aula Kantor Wali Nagari Alahan Panjang, Rabu (16/6/2021).
Pada kesempatan tersebut bupati juga mengatakan, saya minta kepada masyarakat Nagari Alahan Panjang untuk mengingatkan kembali janji-janji saya ketika pilkada dulu, Insha allah saya akan memenuhi semua itu.
Kepada wali Nagari dan masyarakat silahkan disampaikan usulannya pada Musrembang ditingkat Nagari dan kecamatan karena prinsip anggaran kami adalah anggaran berbasis kebutuhan rakyat,
Bila kita semua bersatu saya yakin cita -cita kita semua dalam mambangkik batang tarandam dan menjadikan kabupaten Solok menjadi kabupaten terbaik di Sumatera Barat akan terwujud. Kepada Camat, Wali Nagari dan ASN saya tekankan bahwa kita ini adalah abdi masyarakat. Untuk itu berikanlah pelayanan terbaik kepada masyarakat jangan pernah berpikiran jadi ASN ini akan menjadi orang kaya kecuali koruptor. Bila ingin menjadi orang kaya jadilah seorang pengusaha jangan jadi ASN.
“Sehubungan dengan merebaknya wabah covid 19, saya sudah perintahkan Setiap wali Nagari tidak boleh meninggalkan Nagarinya tanpa seizin camat begitu juga camat tidak boleh keluar tanpa izin DPMN dan HP harus aktitif 24 jam termasuk dihari libur sekalipun,” tegas Epyardi Asda.
Setelah sambutan Bupati Solok kemudian acara dilanjutkan dengan Diskusi dan tanya jawab dengan masyarakat Nagari Alahan panjang terkait dengan permasalahan dan kasus sodomi yang terjadi di pondok pesantren M.Natsir Nagari Alahan panjang.
Selanjutnya Bupati dan rombongan mengunjungi Pondok Pesantren M.Natsir Alahan Panjang dan meminta pihak kepolisian untuk menangani kasus ini hingga tuntas dan menangkap pelaku.
Bupati juga juga meminta Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan untuk mendampingi korban dan mengembalikan mental dan kepercayaan diri korban serta meminta masyarakat untuk tidak membully dan mengucilkan para korban.
Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Solok H.Epyardi Asda, M,Mar, Wakil Ketua DPRD Ivoni Munir, Wakapolres Solok Arosuka Kompol Yuswawi, SH, Ka. Kemenag Drs. Alizar Chan,M,Ag, Camat Lembah Gumanti Zaitul Iklas, Kabag Kesra Ahpi Gusta Tusri, S, STP, M,Si, -Kabag Pemerintahan Syahrial, -Dinas DP3AP2KB Provinsi diwakili Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Sumbar Desra Elina, Anggota DPRD Kab Solok Hafni Hafiz,Arlon Sutan Sati,Etra Nedi, Mukhnaldi, M,Syukri, Firman Syukri dan Efdizal,SH,MH, Wali Nagari Alahan Panjang Zulkarnaini, Forkopimcam Lembah Gumanti, SKPD terkait lainya (Dinas Kesehatan, Dinsos, Dinas Pendidikan,DP3AP2KB, Dinas Kearsipan dan perpustakaan), Perangkat Nagari, BPN, KAN,Niniak Mamak, Alim Ulama, Bundo Kanduang, Cadiak Pandai dan Tokoh Masyarakat Nagari Alahan Panjang serta Ketua yayasan Dr Mohatmaat Natsir Darman, BA.** Tiara/Hms
Leave a Reply