Pariaman, Editor – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Padang Pariaman menerima kunjungan dari dua sekretaris daerah (Sekdakab/Ko), Kamis (9/12). Keduanya adalah Sekdakab Sarolangun Provinsi Jambi Ir Endang Abdul Naser, dan Sekdako Blitar Provinsi Jawa Timur Priyo Suhartono, S.Sos, M.Si.
Maksud dan tujuan berkunjung ke Dukcapil Ceria Padang Pariaman, dalam rangka benchmarking pelayanan publik administrasi kependudukan (Adminduk) secara on-line yang telah diterapkan sejak 2019.
Kedatangan kedua Sekdakab/ko diterima Kadis Dukcapil Muhammad Fadhly. AP, MM didampingi Sekretaris Dinas Drs Martoni, Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Fauzi Al Azhar, SAP, M.AP, Kasubag Umum dan Kepegawaian Rina Angriani, S.Kom, dan Kasi Identitas Penduduk Nelda Arliza, SE, di Prisma Room Dukcapil Ceria.
Sekdakab Sarolangun Endang Abdul Naser menyatakan, Padang Pariaman merupakan referensi dalam pengelolaan layanan administrasi kependudukan, yang didukung dengan penggunaan teknologi informasi. Tadi saya sudah melihat bagaimana proses pelayanan di Nagari Balah Aie Kecamatan VII Koto. Dalam diskusi bersama aparatur di nagari, tim Disdukcapil menanyakan tentang pelaksanaan layanan on-line dan penggunaan aplikasi SIAK oleh nagari. Kami juga telah mendengarkan penjelasan dari Rhevi Aliza sebagai admin Nagita tentang tugas fungsi admin nagari dan pemanfaatan aplikasi SIAK dalam pelayanan Dukcapil Ceria Mobile maupun bagi penyelenggaraan Pemerintahan Nagari,” ungkap Naser.
Dalam sambutannya, Sekdako Blitar Priyo Suhartono menyampaikan keinginan untuk mendalami pengelolaan layanan administrasi kependudukan secara daring.
“Kunjungan kami ke Disdukcapil Padang Pariaman merupakan catatan rekomendasi dari Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof. Zudan Arif Fakhrullah. Di mana beliau menyampaikan, untuk proses pengelolaan layanan bisa belajar kepada Dukcapil Padang Pariaman,” tuturnya.
Dalam pemaparan presentasi, Fadhly menjelaskan tentang perkembangan penerapan layanan adminduk berbasis teknologi informasi. Inovasi layanan ini dinamakan Nagari Go Digital (Nagita).
“Nagita dikembangkan berbasis web dan berbasis android. Pengembangan pelayanan dilakukan melalui kolaborasi bersama pemerintah nagari. Kolaborasi telah dilaksanakan bersama 103 nagari sejak Oktober 2019,” tutur Fadhly.
Turut hadir dalam pertemuan itu Sekretaris Kota Pariaman Yota Balad, S.STP, MM, dan Kadis Pariwisata Kota Pariaman Dwi Marhen Wahyono, S.STP, MM. Dalam kunjungan itu, Sekdakab Sarolangun didampingi Hazrian, SE, M.Si Asisten Administrasi, Riduan, S.STP, ME, Kadisdukcapil, Eva Susanti, S.IP Kabid Pencatatan Sipil, Rita Kartika Sari Dewi, S.IP Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Rumiarni Zaiyar, S.Kom, M.Si Kasi Kerjasama, Dewi Sri Suryati, S.Pd Kasi Kematian, Perub Stat Anak, Parida Ariani Kasi SIAK, Harmoko, SH Kasi Pendataan Penduduk, Reza Lesmana Kasi Pengelolaan dan Penyajian Data, Lauhul Mahfuz, SH Kasi Tata Kelola, SDM dan TIK, Fatmawati Kasi Pindah Datang, Novia Contesa Kasubbag Perencanaan, Hendry Winaldy Kasi Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan, Vanesha Moliza Kasubag Keuangan dan Aset, dan Zulhendri, S.Kom Kasi Perkawinan dan Perceraian.
Sekdako Blitar didampingi Imam Muslim, S.Pd, M.Si Kepala Disdukcapil, Pendik Dwi Prasetiyo, S.STP, Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Eko Yuli Sugianto, AP, M.Si Kasubag Umum dan Kepegawaian, Wahyu Budi utomo, SE Kasi Kelahiran, Benny Yuliarto, A.Md, dan Administrator Database. ** Rafendi/Prokopim
Leave a Reply