Baru 15 Koperasi di Kota Padang Panjang yang Melaksanakan RAT 2020

Arpan, Kadis Koperindag Kota Padang Panjang.
Arpan, Kadis Koperindag Kota Padang Panjang.

Padang Panjang, Editor.- Hingga Kamis (4/3), baru 15 koperasi di Kota Padang Panjang yang mengadakan rapat anggota tahunan (RAT) 2020. Jumlah itu sekitar 32 % dari 48 koperasi aktif di Padang Panjang. Jika dilihat idealnya waktu RAT yakni pada Januari – Februari, sejatinya kebanyakan koperasi sudah RAT 2020.

Terkait itu, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kota Padang Panjang, seperti diungkap oleh kepala dinasnya, Arpan, melalui Kabid Koperasi, Rini, mengupayakan 33 koperasi yang lain agar segera mengadakan RAT 2020. Sebab, RAT dalam koperasi mutlak harus dilakukan setiap tahun.

Karena RAT itu adalah wadah pengurus menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPj) pengelolaan koperasi kepada anggotanya. Termasuk laporan hasil pemeriksaan oleh badan pengawas (BP). Sebaliknya, RAT juga tempat anggota menerima, mengoreksi, atau minta perbaikan atas LPj tersebut.

Berikut, RAT sesuai amanat UU No.25/1992 tentang koperasi juga wadah pembuatan program kerja jangka pendek (1 tahun), menengah (3 th). Jadi, idealnya atau semestinya RAT digelar di sekitar Januari – Februari. Bahkan, sebaiknya di Januari, sehingga tersedia waktu lebih banyak mewujudkan program hasil RAT.

Sebanyak 15 koperasi di Kota Padang Panjang yang sudah melaksanakan RAT 2020 hingga 4 Maret 2021 lalu itu menurut Rini terdiri;

01.KPN SMAN-1 Padang Panjang

02.KPN SMAN-2 Padang Panjang

03.Kokar RS Yarsi Padang Panjang

04.KPN Balaikota Padang Panjang

05.KPRI Kopesda SDN Padang Panjang Timur

06.Kopontren Diniyah Putri

07.KPN SMKN-1 Padang Panjang

08.KSU Sehati Kelurahan Tanah Hitam

09.Kokar PDAM Padang Panjang

10.Kopas AIPT Padang Panjang

11.KPN SMPN-3 Padang Panjang

12.KSP Kencana

13.KSP Mersi susu sapi perah

14.Primkopad Secata-B Padang Panjang

15.Koperasi Raudatul Djannah SMAN-1 Sumbar

Pada 2020 lalu, dari 48 buah koperasi berbadan hukum aktif di Padang Panjang, yang menggelar RAT 2019 pada 2020 sebanyak 43 buah atau sekitar 89,6 %. Fakta ini adalah indikator utama dari keberhasilan kinerja Pemerintah Kota Padang Panjang dalam membina perkoperasian di kota itu.

Muaranya, pada 2020 Pemko Padang Panjang meraih Ranking-IV Pembina Koperasi Terbaik di Sumatera Barat (Sumbar) dari Gubernur Sumbar. Penghargaan itu bersanding dengan prestasi lain, yakni Gubernur Prof.Dr.Irwan Prayitno menyatakan Padang Panjang sebagai Kota Koperasi Syariah pertama di Sumbar.

Penghargaan sebagai Kota Koperasi Syariah, seperti diungkap sebelumnya oleh Kepala Dinas Koperindag Kota Padang Panjang, Arpan, karena sebagian besar koperasi aktif di kota ini belakangan sudah/sedang dalam proses perubahan status dan manajemen dari pola koperasi konvensional ke pola syariah.** YM

Previous Image
Next Image

info heading

info content

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*