Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar, Gelar Pelatihan dan Seleksi Putra-Putri Maritim

Kadis KP Sumbar Yosmeri bersama Putra-Putri Maritim.
Kadis KP Sumbar Yosmeri bersama Putra-Putri Maritim.

Padang, Editor.- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (KP) Provinsi Sumbar Yosmeri,  Senin 2 September membuka pelatihan dan seleksi Putra-Putri Maritim bahari tingkat Sumbar diouditorium Dinas KP Sumbar.

Menurut Yosmeri, karantina seleksi Putra-Putri Maritim untuk tahun 2019 ini terdiri puluhan generasi muda inovatif ini selama satu minggu sampai dengan 7 September untuk seleksi grand final.  

“Sebanyak 10 pasang Putra-Putri Maritim ini akan dikirim ke Kementerian Koordinasi Kemaritiman RI guna mengikuti Runer Up Kemaritiman Pusat yang akan berlaga ditingkat nasional,” jelas Yosmeri.

Selama karantina satu minggu itu peserta diseleksi ketat. Itu pun yang mengikuti karantina satu minggu merupakan hasil seleksi sebelumnya yang melibatkan sebanyak 75 orang peserta.

“Sebelum diperoleh hasil seleksi dari 75 orang, peserta mendaftar secara umum lewat informasi dan pengumuman yang diberikan pada masyarakat umum dari generasi muda yang mencintai sektor lingkungan kemaritiman,” ulasnya.

Menurut Yosmeri,  peserta yang ikut seleksi ini telah punya paguyuban dan Yayasan Putra-Putri Maritim. Anggota Putra-Putri Maritim ini setiap hari minggu melakukan kegiatan bersih-bersih pantai Air Manis dan membersihkan lautan dari tumpukan sampah.

Selain itu anggota putra-putri maritim dilatih menyelam, berenang, serta dengan kegiatan yang berkaitan dengan pengamanan laut dan pantai. Selain itu Putra-Putri maritim dididik untuk lebih mencintai laut dan sub sektor pariwisatanya.  

“Sebelumnya pada tahun 2016 lalu, Putra-Putri Maritim utusan Sumbar memperoleh nominasi Runer Up Putri  Maritim dan Runer Up Putra Pariwisata Maritim. Begitu juga tahun 2017 dan Tahun 2018. Prestasi yang telah dicapai oleh Putra-Putri Maritim ditingkat nasional, diantaranya tercatat ambil bagian pada iven Asean Games, serta iven-iven berskala nasional. Putra-putri maritim dididik lebih mengenal kebersihan pantai, mengenal biota laut dan terumbu karang serta dinamika pariwisata bahari,” ulas Yosmeri.

Kemudian, lanjut Yosmeri, Putra-Putri Maritim ini yang akan mensosialisasikan cinta lingkungan laut pada anak didik usia sekolah dasar dengan edukasi bahasa Ingris untuk tingkat SD di Nareh Pariaman..

Terkait Legal Standing atau aspek hukum yang berkaitan dengan Perda Pemprov Sumbar atas larangan versuasif kapal bagan dan karamba di Danau Singkarak, Yosmeri mengatakan, “sebanyak 500 buah kapal bagan dari 100 orang pemiliknya telah ditertibkan. Dan, 270 buah karamba dari 27 orang pemiliknyajuaa telah ditertibkan. Pemprov Sumbar ingin nol-kan kapal bagan dan karamba di Danau Singkarak. Pemerintah bersama masyarakat ingin menyelamatkan plangton danau serta ikan bilih. Pemprov tak mau terulang lagi kasus serupa seperti di Danau Maninjau.

Mereka kalau sudah banyak susah untuk menertibkannya. Jadi, sebelum mereka tumbuh banyak pemerintah berikan larangan versuasif serta Jumat nanti 6 September Dinas KP Sumbar bersama Jajaran Kepolisian dan perangkat nagari akan rapat koordinasi,” kata Yosmeri.** Obral Chaniago

Previous Image
Next Image

info heading

info content

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*