Kota Solok, Editor.-Uji coba Sistim Layanan Elektronik (SILEK) selama satu bulan, menghasilkan sebanyak 175 dokumen yang dibutuhkan masyarakat. Dari hasil itu, menjadi rekomendasi pemerintah kota Solok untuk menetapkan SILEK sebagai salah satu sistim yang layak disuguhkan pada masyarakat.
Beranjak dari hal tersebut, tepatnya pada Kamis (16/11), diruang pertemuan D’Relazion kota Solok, wakil walikota Dr. H. Ramadhani Kirana Putra melounching SILEk sebagai inovasi baru pemerintah daerah kota Solok.
Hadir pada siang itu kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kota Solok (instansi yang melahirkan inovasi), ketua Kadin, Forkompimda, serta kepala OPD terkait lainnya.
Dalam laporannya kepala DPMPTSP menyampaikan, SILEK menyuguhkan sebayak 37 sistim pelayanan secara eletronik. 1 sistim pelayanan untuk membuat dokumen, dan 36 lainnya pelayanan dibidang kesehatan.
SILEK juga berfungsi untuk mendapatkan informasi secara tepat dan akurat, dan bisa diakses melalui Smartphone.
Sementara itu, mengawali paparan yang disampaikannya, wakil walikota Solok melayangkan apresiasi atas terobosan yang dilakukan oleh DPMPTSP setempat. Dikatakannya, itu adalah intonasi yang sangat luar biasa, sejalan dengan perkembangan digitalisasi serta dengan target pemerintah kota Solok yang akan menjadi daerah itu menjadi kota Smart City.
Menurut Ramadhani, perkembangan digitalisasi akan merubah pola dan budaya kerja, dan menuntut kita untuk mengikutinya dengan sasaran menjadikan pemerintahan kota Solok berbasis e-government, modern dan responsif.
Kesangupan untuk mengikuti perubahan yang disebabkan oleh perkembangan digitalisasi, hanya dapat dilakukan oleh SDM yang berkualitas dan teruji, yang disertai dengan adanya semangat dan keseriusan yang tinggi.
” Saya berharap, jejak ini dapat diikuti oleh instansi atau OPD lainnya, dan sebuah inovasi yang dibuktikan dengan hasil yang positif, menjadi salah satu penilaian dari keseriusan dan kompetensi yang dimiliki ” kata wakil walikota Solok**Gia
Leave a Reply