Melalui Program TJSL dan Yayasan Baitul Maal, PLN UPK Ombilin Beri Bantuan Rp. 654 Juta

Wakil Wali Kota Sawahlunto, Zohirin Sayuti, SE foto bersama.
Wakil Wali Kota Sawahlunto, Zohirin Sayuti, SE foto bersama.

Sawahlunto, Editor. – Prestasi secara nasional yang diraih Kota Sawahlunto sebagai pemuncak dalam angka kemiskinan terkecil di Indonesia merupakan buah kerjasama semua pihak.

Hal ini terjadi bukan saja andil dari Pemerintah Kota namun juga andil dari seluruh stakeholder lain yang ada di Kota Wisata Tambang berbudaya yang di akui Unesco.

Suatu kebanggan bagi kita dapat menyaingi kota kabupaten lain di Indonesia yang notabene dapat dibilang maju yang ditunjang oleh berbagai sarana dan prasarana seperti APBD yang jauh diatas kita, namun Kota Sawahlunto mampu menunjukkan dengan adanya kebersamaan kita masih dapat melaksanakan program-program tepat guna bagi masyarakat sehingga Kota Sawahlunto dinilai mampu mengatasi angka kemsikinan secara nasional.

Hal ini diungkapkan Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti, SE saat membuka kegiatan penyerahan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)  PLN UPK Ombilin Peduli dan Yayasan Baitul Maal, Rabu, 27 April 2022 di Gedung Serba Guna Komplek PLN Talawi.

“Kita masih beruntung ada 2 perusahaan besar di Kota Sawahlunto, yakni PLN UPK Ombilin dan juga PT. Bukit Asam Tbk Unit Pertambangan Sawahlunto, yang secara langsung ikut ambil bagian dalam pembangunan melalui dana CSR masing-masing perusahaan yang menyasar pada program-program ekonomi kerakyatan, seperti pemberian bibit tanaman, modal usaha, meningkatkan mutu UMKM hingga terbentuknya Bisnis Development Center (BDC), yang tidak saja memberikan bantuan kepada masyarakat untuk berusaha dari segi modal usaha namun juga pembimbingan sampai ke hal pemasaran, sehingga dengan dikawal ketat maka bantuan yang diberikan akan dapat secara maksimal dapat berkembang”, lanjut Zohirin Sayuti.

Disisi lain Zohirin Sayuti juga memaparkan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota untuk menekan angka kemiskinan melalui program-program tepat guna seperti pendirian Kampus PSDKU UNP di Kota Sawahlunto yang dinilai memiliki multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat, selain meningkatkan mutu pendidikan juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam peluang usaha.

“Tidak hanya itu saja, pemerintah juga mendorong UMKM di Kota Sawahlunto untuk dapat berkembang maju, dengan melihat peluang yang ada, salah satunya saat ini UMKM di Kota Sawahlunto sudah ada yang memproduksi mukena dengan harga terjangkau serta dengan kwalitas yang terbaik,” tambah Zohirin.

Zohirin Sayuti berterimakasih kepada PLN UPK Ombilin dan Yayasan Baitul Maal atas bantuan yang diberikan sebab sangat bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi bagi masyarakat terkhusus bagi masyarakat yang masih berada dalam garis angka kemiskinan.

“Penyerahan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PLN UPK Ombilin Peduli dengan nominal bantuan Rp. 380 juta sementara bantuan dari Yayasan Baitul Maal dengan nominal Rp. 274 juta, dengan total bantuan yang diberikan sebesar Rp. 654 juta tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para penerima bantuan dan juga mengharapkan kedepan agar bantuan yang diberikan dapat lebih besar jumlah nominalnya mengingat masih ada sekitar 2 persen lebih warga kita yang terdampak kemiskinan,” tutup Zohirin Sayuti.**Leo/Rhian/Hms

Previous Image
Next Image

info heading

info content

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*