Solok Selatan, Editor.- Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kabupaten yang belum bisa diserahkan karena terjadi penerima ganda dan lainnya. Namun akan segera disalurkan kepenerima pengganti yang sudah didata sebelumnya oleh nagari yang bersangkutan.
Sementara itu,ribuan penerima tambahan yang diusulkan oleh nagari, penyalurannya harus diambil melalui keputusan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Apakah bisa diakomodir dengan ketersediaan anggaran atau tidak, ini masih perlu disingkronisasikan dengan keuangan daerah. Khusus ribuan data tambahan BLT yang disulkan wali nagari se Solsel,” kata Plt Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman, Kamis (18/6).
Dia melanjutkan, dari kuota penerima BLT APBD Kabupaten Solok Selatan sebanyak 17.141 KK. Namun yang telah menerima 15.370 KK, sisa 1.771 KK gagal akibat data ganda, sedang berada di luar daerah, sakit dan lainnya.
Untuk proses pencairan 1.771 KK ini, mana yang data ganda akan diganti dengan warga yang pantas menerima dan pencairannya kembali dilakukan pihak bank nagari. Jadwalnya diserahkan ke dinas terkait nantinya.
Dia menegaskan, perlu diredistribusi data tambahan penerima BLT tersebut dengan valid. Sedangkan bagi KK yang belum menerima dana BLT Kabupaten, setelah dibuktikan dengan usulan nagari dan setelah di verifikasi secara akurat by name by adress.
“Saat ini kita belum mengambil keputusan bagi KK yang belum menerima BLT, termasuk data tambahan di usulkan wali nagari se Solsel. Kita lihat dulu kemampuan keuangan daerah dan dibahas ditingkat TAPD,” jelasnya.
Hari ini kata Bupati, pihaknya baru menggelar rapat evaluasi membahas permasalahan yang timbul selama penyaluran dana BLT, bersama unsur forkompimda, Kepala Bank Nagari Cabang Lubuk Gadang, Kepala OPD, Wali Nagari, TKSK, PSM dan lainnya.
Dalam rapat itu diambil keputusan, bagi kepala keluarga yang meninggal, atau sudah bercerai, jangan dipersulit. Silahkan serahkan ke ahli waris, atau anaknya untuk penyaluran melalui rekomendasi wali nagari setempat.
Sementara, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa Solsel, Zulkarnaini menjelaskan, data penerima ganda, penerima tidak berada di solok selatan, tidak hadir, sakit, menolak BLT dan lainnya. Itu permasalahan yang dibahas hari ini, sehingga belum seluruhnya BLT Kabupaten dapat tersalurkan dari total 17.141 KK hanya 15.370 KK yang sudah dicairkan.
Kepala Cabang Bank Nagari Lubuk Gadang, Hendri A, siap menyalurkan kembali BLT Kabupaten tersebut, apabila sudah ada intruksi dari Pemkab Solsel. Memang masih banyak penerima BLT yang tidak datang mengambil dana Rp1,8 juta tersebut.
Namun untuk pencairan selanjutnya, apakah penbayarannya melalui individu, jorong atau wali nagari, pihak Bank menunggu mekanisme Pemkab.
“Kita hanya menunggu instruksi dari Pemkab, jadwal pencairan 1.771 KK sisa BLT yang belum diambil dananya oleh warga,” jelasnya. ** Natales Idra
Leave a Reply