Bukittinggi, Editor.- Diwakili Staf Ahli,Melfi Abra, Wali Kota Bukittinggi, serahkan Zakat bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se ara simbolis untuk 128 mustahiq Kota Bukittinggi,di Aula Kantor BAZNAS Kota Bukittinggi, Jumat (26/09).
Pada kesempatan itu, Ketua BAZNAS Kota Bukittinggi, Yasril Rahmadian Tk. Majo Kayo, didampingi pimpinan Baznas lainnya, mengatakan, zakat yang disalurkan pada kesempatan ini, merupakan yang kedua kali penyaluran zakat oleh pengurus Baznas Kota Bukittinggi yang baru dilantik 11 Agustus 2025 lalu , untuk periode 2025-2030.
Untuk yang kedua ini, diberikan kepada 128 orang mustahiq. Bantuan tersebut terdiri dari zakat biaya hidup, zakat bantuan usaha dan zakat bantuan berobat.
Menurut Ketua BAZNAS Kota Bukittinggi, Yasril Rahmadian Tk. Majo Kayo, proses penyaluran zakat dilakukan secara serentak kepada mustahiq yang memenuhi persaratan.
Mereka yang berhak menerima zakat ini dilakukan survei ke lokasi masing-masing mustahiq. Semua mustahiq terlebih dahulu diverifikasi langsung melalui survei lapangan oleh pimpinan dan pengurus BAZNAS Bukittinggi dan juga ada surat rekomendasi dari Masjid setempat para mustahiq, sehingga Masjid tetap menjadi pusat kegiatan ummat, termasuk dalam program penyaluran zakat.
“Penyaluran zakat ini, melalui program Bukittinggi peduli, Bukittinggi makmur, Bukittinggi cerdas dan Bukittinggi sehat. Jumlah yang diberikan bervariasi, sesuai kebutuhan mustahiq dan hasil verifikasi dari Baznas. Untuk bantuan berobat diberikan di luar fasilitas BPJS, berupa biaya kebutuhan pendampingan”, ungkapnya.
Tuanku Majo Kayo, juga mengungkapkan, penyaluran zakat secara serentak ini, merupakan penyaluran kedua, berjumlah Rp 60.250.000,-, bagi penerima bantuan Bukittinggi sehat, langsung diberikan ke lokasi.
Wali Kota Bukittinggi, diwakili Staff Ahli, Melfi Abra, menyampaikan apresiasi atas upaya BAZNAS dalam menyalurkan zakat kepada masyarakat. Ia berharap penyaluran ini dapat membantu meringankan beban mustahiq sekaligus meningkatkan keberkahan masyarakat Kota Bukittinggi, khususnya para muzakki. Zakat yang didistribusikan, juga didominasi dari zakat para pegawai di lingkungan Pemko Bukittinggi.
“Zakat yang dikelola dengan baik tidak hanya bermanfaat bagi penerimanya, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas sosial. Kami berharap kolaborasi Pemko dan BAZNAS terus berjalan dengan maksimal agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. Apalagi kegiatan ini dilaksanakan secara transparan, karena dana ini dana ummat yang harus didistribusikan kepada yang benar benar membutuhkan. Dan kita pastikan juga, pendistribusian zakat, tidak ada sangkut pautnya dengan kepentingan politik siapapun,” ujarnya.
Melfi juga berpesan, agar zakat yang diserahkan, dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. “Jangan dimanfaatkan untuk keinginan yang konsumtif,” pesannya.
Kepala Kantor Kemenag Bukittinggi, Eri Iswandi, mengungkapkan, pimpinan dan pengurus Baznas Bukittinggi, sudah bekerja maksimal. “Artinya, ketika diamanahkan, para pimpinan Baznas, sudah menjalaninya dengan baik. Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Baznas Bukittinggi sebagai lembaga zakat, dapat kembali ditingkatkan,” ujarnya.
Penyerahan zakat kali ini, dihadiri Kepala Kantor Kemenag Bukittinggi, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas P3APPKB, perwakilan Disdikbud, Dirut BPRS Jam Gadang, Camat MKS, Sekcam GP, Camat ABTB dan juga Kabag Kesra Setdako. ** widya
Leave a Reply